Gunung Bromo Dikunjungi 14 Ribu Wisatawan saat Libur Tahun Baru, Melihat Matahari Terbit Jadi Favorit
Selasa, 02 Januari 2024 - 13:35 WIB
loading...
Gunung Bromo ramai dikunjungi wisatawan saat tahun baru. Sebanyak 14 ribu wisatawan dari berbagai daerah datang berlibur ke destinasi wisata di Jawa Timur ini. Foto/Avirista Midaada
A
A
A
JAKARTA - Gunung Bromo ramai dikunjungi wisatawan saat tahun baru. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 14 ribu wisatawan dari berbagai daerah datang berlibur ke destinasi wisata yang ada di Jawa Timur ini.
Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Hendra mengatakan di tiga hari sempat terjadi kemacetan karena jumlah wisatawan maksimal pengunjung mencapai 3.500 orang. Kuota itu terpenuhi selama tiga hari sejak Sabtu, 30 Desember 2023 hingga Senin, 1 Januari 2024.
"Dengan jumlah kunjungan hampir sama hari sebelumnya, pemantauan masih ada kemacetan," kata Hendra pada Selasa (2/1/2024).
Hendra menjelaskan, bila kemacetan masih terjadi ketika pagi hari terutama ketika batas maksimal kuota wisatawan terpenuhi mencapai 3.500 orang. Pihaknya juga mengakui kesulitan untuk mengurai kemacetan, karena pengunjung hanya fokus untuk melihat matahari terbit di Penanjakan.
Baca Juga: Kerugian Akibat Kebakaran Gunung Bromo Capai Rp89,76 Miliar
"Tujuan utama mereka kan melihat matahari terbit. Kita sudah membagi pengunjung. Tapi diakui sulit, karena tujuannya (wisatawan) ke sana (ke Penanjakan)," jelasnya.
Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Hendra mengatakan di tiga hari sempat terjadi kemacetan karena jumlah wisatawan maksimal pengunjung mencapai 3.500 orang. Kuota itu terpenuhi selama tiga hari sejak Sabtu, 30 Desember 2023 hingga Senin, 1 Januari 2024.
"Dengan jumlah kunjungan hampir sama hari sebelumnya, pemantauan masih ada kemacetan," kata Hendra pada Selasa (2/1/2024).
Hendra menjelaskan, bila kemacetan masih terjadi ketika pagi hari terutama ketika batas maksimal kuota wisatawan terpenuhi mencapai 3.500 orang. Pihaknya juga mengakui kesulitan untuk mengurai kemacetan, karena pengunjung hanya fokus untuk melihat matahari terbit di Penanjakan.
Baca Juga: Kerugian Akibat Kebakaran Gunung Bromo Capai Rp89,76 Miliar
"Tujuan utama mereka kan melihat matahari terbit. Kita sudah membagi pengunjung. Tapi diakui sulit, karena tujuannya (wisatawan) ke sana (ke Penanjakan)," jelasnya.
Lihat Juga :