Guru Besar ITS Teliti Efektivitas Spons Laut Indonesia Jadi Alternatif Obat Baru Kanker
Jum'at, 05 Januari 2024 - 13:40 WIB
loading...
Guru besar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Prof Dr Awik Puji Dyah Nurhayati SSi MSi meneliti obat baru antikanker dari sumber daya laut Indonesia. Foto/Dok Pribadi
A
A
A
SURABAYA - Kanker merupakan satu dari lima jenis penyakit penyebab kematian terbesar di Indonesia. Prihatin akan hal tersebut, Profesor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Awik Puji Dyah Nurhayati SSi MSi meneliti obat baru antikanker dari sumber daya laut Indonesia.
Guru Besar Bidang Ilmu Biologi Kanker dan Imunologi ini menerangkan, Indonesia sebagai negara yang 70 persen wilayahnya adalah perairan memiliki tingkat biodiversitas yang sangat tinggi. Atas hal tersebut, pemanfaatan sumber daya laut dapat menjadi potensi pengembangan obat kanker.
"Salah satunya dari spons laut," sebut Awik di Surabaya belum lama ini.
Menurutnya, spons merupakan biomassa terbesar di perairan dengan perkiraan jumlah spesies di Indonesia sebanyak 4.000 – 6.000 jenis.
Baca Juga: 5 Alasan Menambahkan Biji Wijen pada Makanan di Musim Hujan, Salah Satunya Menghangatkan Tubuh
Guru Besar Bidang Ilmu Biologi Kanker dan Imunologi ini menerangkan, Indonesia sebagai negara yang 70 persen wilayahnya adalah perairan memiliki tingkat biodiversitas yang sangat tinggi. Atas hal tersebut, pemanfaatan sumber daya laut dapat menjadi potensi pengembangan obat kanker.
"Salah satunya dari spons laut," sebut Awik di Surabaya belum lama ini.
Menurutnya, spons merupakan biomassa terbesar di perairan dengan perkiraan jumlah spesies di Indonesia sebanyak 4.000 – 6.000 jenis.
Baca Juga: 5 Alasan Menambahkan Biji Wijen pada Makanan di Musim Hujan, Salah Satunya Menghangatkan Tubuh
Lihat Juga :