8 Cara Cegah Tindakan Impulsif, Pas buat yang Hobi Makan dan Belanja saat Stres

Senin, 15 Januari 2024 - 15:30 WIB
loading...
A A A

1. Cari Tahu Situasi Pemicunya

Untuk bisa mengatasi masalah tindakan impulsifmu, tentunya kamu harus mencari tahu terlebih dahulu hal-hal yang memicunya. Seperti apa situasi penyebabnya? Emosi apa yang dirasakan? Siapa pemicunya? Kapan dan di mana hal tersebut terjadi?

Identifikasi dorongan impulsif spesifik tersebut dan catat baik-baik atau setidaknya ingat di luar kepala. Saat melakukannya, kamu memang bisa terpicu menjadi sedih atau merasakan emosi lainnya. Jadi pastikan kamu bisa mengatasinya saat hal ini muncul.

2. Identifikasi Cara Berhenti jika Nanti Kembali Terjadi

Berikutnya, tentu kamu ingin berhenti, melakukan jeda, dan tidak bereaksi terhadap godaan tindakan impulsif tersebut. Untuk menghadapinya, kamu harus menjelaskan sespesifik mungkin tentang rasanya kalau kamu berhenti.

Teknik umum yang bisa dilakukan adalah dengan mengucapkan "berhenti" dengan lantang, atau teriakkan di kepalamu. Gunakan gesture tubuh agar teriakanmu terasa lebih kuat dan motivasimu makin terlihat.

3. Identifikasi Cara untuk "Mundur Selangkah"

Langkah STOP berikutnya adalah kamu harus menjauh dari perilaku atau pemicu impulsif tersebut. Misalnya, kalau kamu ingin jajan atau makan terus-menerus, kamu harus keluar dari dapur, menjauh dari ponsel agar tak memesan makanan secara online (kalau perlu uninstall aplikasinya), atau menjauh dari orang yang membuat kamu impulsif.

Strategi lainnya, pejamkan mata, tutup rapat mulutmu, silangkan tangan, atau duduk di atas tanganmu. Itu hanyalah contoh saja. Kamu harus mengidentifikasi caramu sendiri agar proses "mundur selangkah" versimu berhasil dan kamu tak terjerat tindakan impulsif.

8 Cara Cegah Tindakan Impulsif, Pas buat yang Hobi Makan dan Belanja saat Stres

Foto: iStockphoto

4. Amati Identifikasi Caramu "Mengamati"

Langkah ini meminta kamu untuk mengamati situasimu sebelum mengambil keputusan atau bertindak dengan penuh kesadaran. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan misalnya bermeditasi, berlatih pernapasan cepat, atau meregangkan tubuh.

Jelaskan fakta dari situasi yang kamu alami, beri label atau nama tertentu pada emosi atau sensasi yang kamu rasakan, lalu validasi diri (memahami dan menerima perasaan atau pikiran sendiri).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
Pentingnya Psikologi...
Pentingnya Psikologi Pengendalian Diri dalam Dunia Trading
Rekomendasi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Berita Terkini
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Gestur Mesra Sarwendah...
Gestur Mesra Sarwendah dan Gio saat Live Tuai Kritikan, Disebut Tak Sopan
Sunan Kalijaga Buka...
Sunan Kalijaga Buka Suara setelah Dituding Tak Profesional oleh Erin Wartia
Infografis
Makanan yang Baik untuk...
Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak dan Bisa Cegah Pikun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved