Boy William Operasi Hidung Rp1,1 Miliar untuk Melancarkan Pernapasan, Begini Kata Ahli
Sabtu, 20 Januari 2024 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, apa kaitannya antara rhinoplasty atau operasi hidung dengan napas lebih lancar? Benarkah gejala flu berulang juga bisa membaik dengan hidung yang tidak lagi bengkok?
Praktisi Estetika dr Nataliani Mawardi menjelaskan bahwa rhinoplasty atau operasi hidung dapat memperbaiki kualitas kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan.
"Hidung bengkok itu memungkinkan napas tidak sepenuhnya bersirkulasi dengan baik. Sebab, ada bagian di hidung yang bengkok yang menyempit," tuturnya.
Karena ada bagian yang menyempit, besar kemungkinan debu atau kotoran dengan partikel kecil 'tersangkut' di sana. Jika dibiarkan lama, bisa menyebabkan sinus atau masalah di rongga hidung.
"Karena ada bagian yang menyempit, itu memungkinkan debu atau kotoran lain yang terhirup masuk ke hidung menumpuk di rongga hidung yang menyempit," paparnya.
"Nah, karena kondisi itu memungkinkan seseorang dengan hidung bengkok rentan sakit flu atau peradangan di bagian dalam rongga hidung," ucap dr Nataliani lagi.
Praktisi Estetika dr Nataliani Mawardi menjelaskan bahwa rhinoplasty atau operasi hidung dapat memperbaiki kualitas kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan.
"Hidung bengkok itu memungkinkan napas tidak sepenuhnya bersirkulasi dengan baik. Sebab, ada bagian di hidung yang bengkok yang menyempit," tuturnya.
Karena ada bagian yang menyempit, besar kemungkinan debu atau kotoran dengan partikel kecil 'tersangkut' di sana. Jika dibiarkan lama, bisa menyebabkan sinus atau masalah di rongga hidung.
"Karena ada bagian yang menyempit, itu memungkinkan debu atau kotoran lain yang terhirup masuk ke hidung menumpuk di rongga hidung yang menyempit," paparnya.
"Nah, karena kondisi itu memungkinkan seseorang dengan hidung bengkok rentan sakit flu atau peradangan di bagian dalam rongga hidung," ucap dr Nataliani lagi.
Lihat Juga :