Inul Daratista Takut 5 Ribu Karyawannya Kena PHK akibat Pajak Hiburan Naik: Semoga Ada Jalan Keluar
Senin, 22 Januari 2024 - 16:37 WIB
loading...
Inul Daratista memberi alasan soal kritikan soal rencana kenaikan tarif pajak hiburan. Foto/ MPI.
A
A
A
JAKARTA - Inul Daratista memberi alasan soal kritikan soal rencana kenaikan tarif pajak hiburan 40 sampai 75 persen.
Inul Daratista mengatakan kenaikan pajak bis mematikan pelaku industri jasa hiburan sekaligus berpotensi PHK karyawan. Karena imbas dari kenaikan tarif pajak belakangan digaungkan oleh pemerintah.
Baca Juga: Fuji Dijodohin Netizen dengan Alam Ganjar, Haji Faisal Bilang Begini
"Bukan memberatkan lagi, tapi saya rasa bisa membuat usaha saya tutup dan efek tutupnya ini akan banyak karyawan saya yang kena PHK," ujar Inul Daratista saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).
Pedangdut kondang ini mengatakan ada 5.000 karyawan yang bekerja di usaha hiburannya, dengan rata-rata kepala keluarga mencapai 25 ribu keluarga.
Tentunya sebagai atasan, Inul Daratista tidak tega dengan keputusannya berpotensi merugikan karyawannya, imbas dari kenaikan tarif pajak lumayan tinggi tersebut.
"Ini dapat menghabisi semua karyawan dan karaoke bisa tutup. Karyawan kira-kira 5000 plus tanggungan keluarga bisa 20-25 ribu orang. Itu dari saya sendiri belum dari happy puppy, diva, masterpiece yang juga punya karyawan," jelas Inul.
Inul Daratista mengatakan kenaikan pajak bis mematikan pelaku industri jasa hiburan sekaligus berpotensi PHK karyawan. Karena imbas dari kenaikan tarif pajak belakangan digaungkan oleh pemerintah.
Baca Juga: Fuji Dijodohin Netizen dengan Alam Ganjar, Haji Faisal Bilang Begini
"Bukan memberatkan lagi, tapi saya rasa bisa membuat usaha saya tutup dan efek tutupnya ini akan banyak karyawan saya yang kena PHK," ujar Inul Daratista saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).
Pedangdut kondang ini mengatakan ada 5.000 karyawan yang bekerja di usaha hiburannya, dengan rata-rata kepala keluarga mencapai 25 ribu keluarga.
Tentunya sebagai atasan, Inul Daratista tidak tega dengan keputusannya berpotensi merugikan karyawannya, imbas dari kenaikan tarif pajak lumayan tinggi tersebut.
"Ini dapat menghabisi semua karyawan dan karaoke bisa tutup. Karyawan kira-kira 5000 plus tanggungan keluarga bisa 20-25 ribu orang. Itu dari saya sendiri belum dari happy puppy, diva, masterpiece yang juga punya karyawan," jelas Inul.
Lihat Juga :