Sinetron Ikatan Cinta Happy Ending: Aldebaran Ikhlaskan Kepergian Andin
Rabu, 24 Januari 2024 - 16:12 WIB
loading...
Sinetron Ikatan Cinta berakhir happy ending. Hal itu terekam pada episode terakhir, di mana Aldebaran membali kepada keluarganya. Foto/ Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Sinetron Ikatan Cinta berakhir happy ending. Hal itu terekam pada episode terakhir, di mana Aldebaran membali kepada keluarganya setelah lama mengengembara, melangkah tanpa tujuan karena yang dicari tak akan bisa ditemui lagi.
Aldebaran menyadari bahwa cintanya yang terlalu dalam pada Andin telah membutakannya hingga melupakan nasib keluarganya.
Baca Juga: Unggah Video Perpisahan, Glenca Chysara Berharap Penggemar Tak Melupakan Ikatan Cinta
Dia terlalu egois, mengharapkan sosok yang tak mungkin kembali dan malah menyia-nyiakan apa yang ada di depan matanya, kedua anaknya serta ibu yang selalu menantikan kepulangannya.
Akhirnya, Aldebaran sampai pada titik ikhlas yang seutuhnya. Tetap selalu mengenang tanpa mengharapkan istri tercintanya itu kembali ke pelukannya. Karena dia percaya, jalan seperti ini lah yang terbaik untuknya.
"Maafkan hambamu ini yang terlalu mencintai istri hamba sampai hamba tega meninggalkan keluarga hamba di sini dalam waktu yang lama. Hamba sudah ridho dan menerima segala takdir yang telah Engkau gariskan. Engkau pasti memiliki rahasia-rahasia dalam setiap takdirmu, bahwa inilah yang terbaik," ucap Aldebaran.
Kepulangan Aldebaran disambut oleh pelukan hangat Reyna, putri sulungnya dan senyuman manis Askara, putra bungsunya serta air mata haru ibunya, Rosa Al Fahri. Mereka larut dalam suasana suka cita, meluapkan kerinduan yang selama ini tertahan.
Aldebaran menyadari bahwa cintanya yang terlalu dalam pada Andin telah membutakannya hingga melupakan nasib keluarganya.
Baca Juga: Unggah Video Perpisahan, Glenca Chysara Berharap Penggemar Tak Melupakan Ikatan Cinta
Dia terlalu egois, mengharapkan sosok yang tak mungkin kembali dan malah menyia-nyiakan apa yang ada di depan matanya, kedua anaknya serta ibu yang selalu menantikan kepulangannya.
Akhirnya, Aldebaran sampai pada titik ikhlas yang seutuhnya. Tetap selalu mengenang tanpa mengharapkan istri tercintanya itu kembali ke pelukannya. Karena dia percaya, jalan seperti ini lah yang terbaik untuknya.
"Maafkan hambamu ini yang terlalu mencintai istri hamba sampai hamba tega meninggalkan keluarga hamba di sini dalam waktu yang lama. Hamba sudah ridho dan menerima segala takdir yang telah Engkau gariskan. Engkau pasti memiliki rahasia-rahasia dalam setiap takdirmu, bahwa inilah yang terbaik," ucap Aldebaran.
Kepulangan Aldebaran disambut oleh pelukan hangat Reyna, putri sulungnya dan senyuman manis Askara, putra bungsunya serta air mata haru ibunya, Rosa Al Fahri. Mereka larut dalam suasana suka cita, meluapkan kerinduan yang selama ini tertahan.
Lihat Juga :