Waspada Bahaya Tidur Bareng Hewan Peliharaan, Picu Diare hingga Infeksi
Sabtu, 27 Januari 2024 - 14:30 WIB
loading...
Bahaya tidur bareng hewan peliharaan harus diwaspadai, khususnya bagi kesehatan anak. Ada beberapa risiko kesehatan dan keselamatan yang perlu dipertimbangkan. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Bahaya tidur bareng hewan peliharaan kesayangan harus diwaspadai, khususnya bagi kesehatan anak. Meskipun banyak orang yang merasa nyaman dengan kehadiran hewan peliharaan di tempat tidur, ada beberapa risiko kesehatan dan keselamatan yang perlu dipertimbangkan.
Tak sedikit orang tua yang membiarkan anak tidur bareng hewan peliharaan , baik kucing atau anjing dan telah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Hal ini bertujuan menjadi teman si kecil saat harus tidur sendiri di kamar.
Sayangnya, kebiasaan ini tidak disarankan oleh para ahli. Dokter spesialis anak, dr. Harun Albar, SpA M.kes mengatakan bahwa sebaiknya orang tua menghindari anak tidur bareng hewan peliharaan. Terlebih, jika memiliki risiko kesehatan seperti alergi.
Baca Juga: Pet Lover, Ini Langkah Merawat Hewan Peliharaan agar Selalu Sehat
"Apalagi kalau keluarga bapak ibu itu ada risiko alergi. Karena sebersih-bersihnya peliharaan, sudah diimunisasi, tapi risiko alergi terhadap bulu itu masih ada," kata dr Harun dikutip dari akun X pribadinya, Sabtu (27/1/2024).
Tak sedikit orang tua yang membiarkan anak tidur bareng hewan peliharaan , baik kucing atau anjing dan telah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Hal ini bertujuan menjadi teman si kecil saat harus tidur sendiri di kamar.
Sayangnya, kebiasaan ini tidak disarankan oleh para ahli. Dokter spesialis anak, dr. Harun Albar, SpA M.kes mengatakan bahwa sebaiknya orang tua menghindari anak tidur bareng hewan peliharaan. Terlebih, jika memiliki risiko kesehatan seperti alergi.
Baca Juga: Pet Lover, Ini Langkah Merawat Hewan Peliharaan agar Selalu Sehat
"Apalagi kalau keluarga bapak ibu itu ada risiko alergi. Karena sebersih-bersihnya peliharaan, sudah diimunisasi, tapi risiko alergi terhadap bulu itu masih ada," kata dr Harun dikutip dari akun X pribadinya, Sabtu (27/1/2024).
Lihat Juga :