Review Film Pasukan Semut: Cerita dari Tapal Batas

Rabu, 31 Januari 2024 - 13:07 WIB
loading...
Review Film Pasukan...
Film pendek Pasukan Semut menggambarkan betapa sulit dan kontrasnya kehidupan di perbatasan Indonesia-Malaysia. Foto/Gertak Film
A A A
JAKARTA - Tahun 2011. Saya berkesempatan menelusuri lima desa di Entikong yang menjadi perbatasan Indonesia-Malaysia dan melihat langsung kehidupan masyarakat di sana.

Penelusuran tersebut terkait dengan pembuatan film dokumenter panjang berjudul Cerita dari Tapal Batas. Saya duduk di bangku produser mengawal Wisnu Adi yang menjadi sutradara. Kami membuka masalah-masalah yang terjadi di pengujung negeri ini.

Ada tiga masalah utama yang kami identifikasi di sana, di antaranya terkait pendidikan, kesehatan, dan perdagangan manusia. Semuanya terangkum dalam Cerita dari Tapal Batas yang kelak terpilih sebagai nomine Film Dokumenter Terbaik Festival Film Indonesia(FFI) 2012.

Baca Juga: CERMIN: Pain is Temporary, Film is Forever

Tepat 10 tahun kemudian, isu soal perbatasan kembali mengemuka dalam FFI. Melalui film pendek berjudul Pasukan Semut, kita melihat bahwa setelah 10 tahun belum ada perubahan signifikan yang terjadi di sana.

Kita masih melihat betapa timpangnya kehidupan masyarakat Indonesia dan Malaysia di perbatasan. Kita dipaksa melihat oleh sutradara Haris Supiandi melalui kacamata Rizal, karakter utama dalam Pasukan Semut.

Review Film Pasukan Semut: Cerita dari Tapal Batas

Foto: Gertak Film

Menjadi miskin di Jakarta dan menjadi miskin di perbatasan negara sekilas tampak sama, tapi sesungguhnya sangat berbeda. Di Jakarta kita melihat komparasi pada sesama warga negara, tapi di perbatasan kita dipaksa menelan pil pahit melihat perbandingan dengan warga negara tetangga.

Saya sendiri merasakan betapa sulitnya transportasi yang selalu menjadi akar masalah di perbatasan. Karena akses yang tak memadai membuat masyarakat butuh waktu berjam-jam untuk menjual hasil bumi ke pedagang penampung. Sementara untuk ke Malaysia hanya perlu naik ojek dan langsung bertemu dengan jalan mulus bebas hambatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Berita Terkini
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Obat Kuat dengan Efek...
Obat Kuat dengan Efek hingga 3 Hari, Amankah? Yuk Kenali Faktanya Sebelum Mengkonsumsi
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved