TikTok Terancam Dilarang Putar Lagu Taylor Swift, BTS, Billie Eilish, dan Penyanyi Populer Lainnya
Rabu, 31 Januari 2024 - 20:22 WIB
loading...
Pengguna TikTok sangat mungkin tak bisa lagi memakai lagu dari BTS, Taylor Swift, dan Billie Eilish. Foto/Rolling Stone
A
A
A
JAKARTA - TikTok terancam tak bisa memutar lagu-lagu dari para artis yang berada di bawah naungan Universal Music Group (UMG) per 1 Februari 2024 di platformnya.
Ini karena UMG akan menarik seluruh katalog musiknya dari TikTok ketika kontraknya dengan layanan media sosial itu berakhir pada Rabu (31/4) waktu setempat. Adapun penyanyi yang berada di bawah UMG antara lain ada Taylor Swift, BTS, Ariana Grande, The Weeknd, Billie Eilish, Justin Bieber, Lady Gaga, Lana Del Rey, Eminem, Nicki Minaj, Karol G, dan Post Malone.
Dalam surat terbuka UMG yang ditujukan kepada para artis dan penulis lagu UMG, perusahaan rekaman dan distributor musik itu menuduh TikTok mencoba membangun bisnis berbasis musik tanpa membayar para artis dengan nilai yang wajar.
Baca Juga: 5 Drakor Baru dan Populer yang Sebut Nama BTS dalam Adegannya
Mengutip Billboard, mereka mengatakan sangat prihatin dengan tarif yang ditawarkan TikTok untuk membayar katalognya. Masalah lainnya adalah jumlah konten di TikTok yang melanggar karya artis dan penulis lagu tanpa memberikan "solusi berarti" untuk membantu mereka melawannya, tingkat kebencian dan pelecehan di platform tersebut, serta sikap TikTok terhadap kecerdasan buatan (AI).
Ini karena UMG akan menarik seluruh katalog musiknya dari TikTok ketika kontraknya dengan layanan media sosial itu berakhir pada Rabu (31/4) waktu setempat. Adapun penyanyi yang berada di bawah UMG antara lain ada Taylor Swift, BTS, Ariana Grande, The Weeknd, Billie Eilish, Justin Bieber, Lady Gaga, Lana Del Rey, Eminem, Nicki Minaj, Karol G, dan Post Malone.
Dalam surat terbuka UMG yang ditujukan kepada para artis dan penulis lagu UMG, perusahaan rekaman dan distributor musik itu menuduh TikTok mencoba membangun bisnis berbasis musik tanpa membayar para artis dengan nilai yang wajar.
Baca Juga: 5 Drakor Baru dan Populer yang Sebut Nama BTS dalam Adegannya
Mengutip Billboard, mereka mengatakan sangat prihatin dengan tarif yang ditawarkan TikTok untuk membayar katalognya. Masalah lainnya adalah jumlah konten di TikTok yang melanggar karya artis dan penulis lagu tanpa memberikan "solusi berarti" untuk membantu mereka melawannya, tingkat kebencian dan pelecehan di platform tersebut, serta sikap TikTok terhadap kecerdasan buatan (AI).
Lihat Juga :