Alasan Menyakitkan Raja Charles III Enggan Bertemu Pangeran Harry, Ogah Terlibat Drama
Rabu, 23 April 2025 - 11:00 WIB
loading...
Raja Charles III dikabarkan tidak ingin melihat Pangeran Harry meskipun beberapa kali putranya beberapa kali kembali ke Inggris dalam beberapa kesempatan.
A
A
A
INGGRIS - Raja Charles III dikabarkan tidak ingin melihat Pangeran Harry meskipun beberapa kali putranya beberapa kali kembali ke Inggris dalam beberapa kesempatan penting. Hubungan ayah dan anak itu dikabarkan semakin memburuk dan mencapai titik terendah.
Kerenggangan ini bukan hal baru. Ketegangan mulai meningkat sejak Pangeran Harry dan Meghan Markle mundur dari tugas kerajaan pada 2020, dan terus berlanjut dengan serangkaian wawancara kontroversial serta langkah hukum yang diambil sang pangeran terhadap pemerintah Inggris, khususnya terkait pengaturan keamanan pribadi.
Tim hukum Harry mengklaim bahwa sistem perlindungan saat ini tidak memadai, mengingat adanya ancaman nyata terhadap keselamatan dirinya dan keluarganya. Mereka mengacu pada ancaman yang pernah muncul dari kelompok ekstremis yang menyebut Harry sebagai target. Harry juga pernah menyebut bahwa dirinya tidak merasa cukup aman ketika kembali ke Inggris.
Namun, pihak Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa sistem keamanan dirancang berdasarkan pertimbangan khusus dan berlaku sesuai konteks, dengan menyatakan bahwa pengaturan yang diberikan kepada Harry tetap sah secara hukum.
Baca Juga: Raja Charles III dan Pangeran Harry Tidak Bicara selama Berbulan-bulan
![Alasan Menyakitkan Raja Charles III Enggan Bertemu Pangeran Harry, Ogah Terlibat Drama]()
Foto/People
Kerenggangan ini bukan hal baru. Ketegangan mulai meningkat sejak Pangeran Harry dan Meghan Markle mundur dari tugas kerajaan pada 2020, dan terus berlanjut dengan serangkaian wawancara kontroversial serta langkah hukum yang diambil sang pangeran terhadap pemerintah Inggris, khususnya terkait pengaturan keamanan pribadi.
Tim hukum Harry mengklaim bahwa sistem perlindungan saat ini tidak memadai, mengingat adanya ancaman nyata terhadap keselamatan dirinya dan keluarganya. Mereka mengacu pada ancaman yang pernah muncul dari kelompok ekstremis yang menyebut Harry sebagai target. Harry juga pernah menyebut bahwa dirinya tidak merasa cukup aman ketika kembali ke Inggris.
Namun, pihak Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa sistem keamanan dirancang berdasarkan pertimbangan khusus dan berlaku sesuai konteks, dengan menyatakan bahwa pengaturan yang diberikan kepada Harry tetap sah secara hukum.
Baca Juga: Raja Charles III dan Pangeran Harry Tidak Bicara selama Berbulan-bulan

Foto/People
Lihat Juga :