Kemenparekraf Terus Berupaya Kembangkan Pariwisata Nusantara
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:02 WIB
loading...
Kemenparekraf/BArekraf akan kembali mengadakan acara Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara 2. / Foto: ilsutrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan kembali mengadakan acara Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara 2 khusus untuk pasar Jakarta di platform online pada 14 Agustus 2020. Sebagaimana diketahui, selama pandemi Covid-19, pariwisata mengalami penurunan peminat karena adanya keterbatasan regulasi yang mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah.
(Baca juga: Izin Hajatan dan Kesenian Dibuka, Ini Kata Rocker Surabaya )
Melihat kondisi terkini, mengangkat strategi mengenai staycation dan program InDOnesia Care yang berfokus pada implementasi CHSE dalam industri adalah hal yang paling relevan terhadap para seller untuk bertahan. Maka dari itu, Kemenparekraf memfasilitasi para seller agar dapat kembali bersiap dalam mempromosikan destinasinya di masa adapatasi kebiasaan baru.
"Acara Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara 2 pun akan memfasilitasi mengenai persiapan, strategi bertahan sampai dengan membuka peluang untuk bekerjasama dengan berbagai pihak," tulis Kemenparekraf dalam keterangan resminya, Rabu (12/8).
Acara ini bertujuan untuk membuka peluang bisnis dengan transformasi offline menuju online, mempromosikan pariwisata nusantara , memperoleh informasi tentang kondisi masyarakat dan sebagai langkah pasti untuk membantu menggerakan roda perekonomian pada sektor pariwisata .
"Para seller, pemerintah daerah dan pelaku industri terkait yang memiliki minat dalam pengembangan pariwisata nusantara diharapkan dapat menjadi bagian dari acara ini," sambung pihak Kemenparekraf .
(Baca juga: Moskow Sebut Kritik Terhadap Vaksin Covid-19 Rusia Didasari Rasa Iri )
(Baca juga: Izin Hajatan dan Kesenian Dibuka, Ini Kata Rocker Surabaya )
Melihat kondisi terkini, mengangkat strategi mengenai staycation dan program InDOnesia Care yang berfokus pada implementasi CHSE dalam industri adalah hal yang paling relevan terhadap para seller untuk bertahan. Maka dari itu, Kemenparekraf memfasilitasi para seller agar dapat kembali bersiap dalam mempromosikan destinasinya di masa adapatasi kebiasaan baru.
"Acara Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara 2 pun akan memfasilitasi mengenai persiapan, strategi bertahan sampai dengan membuka peluang untuk bekerjasama dengan berbagai pihak," tulis Kemenparekraf dalam keterangan resminya, Rabu (12/8).
Acara ini bertujuan untuk membuka peluang bisnis dengan transformasi offline menuju online, mempromosikan pariwisata nusantara , memperoleh informasi tentang kondisi masyarakat dan sebagai langkah pasti untuk membantu menggerakan roda perekonomian pada sektor pariwisata .
"Para seller, pemerintah daerah dan pelaku industri terkait yang memiliki minat dalam pengembangan pariwisata nusantara diharapkan dapat menjadi bagian dari acara ini," sambung pihak Kemenparekraf .
(Baca juga: Moskow Sebut Kritik Terhadap Vaksin Covid-19 Rusia Didasari Rasa Iri )
Lihat Juga :