Merugikan Korban, Apa Hukuman yang Tepat untuk Pelaku Bullying?
Selasa, 20 Februari 2024 - 22:52 WIB
loading...
Perilaku bullying sangat merugikan korban. Contohnya kasus yang sedang viral baru-baru ini. Foto Ilustrasi/Shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Perilaku bullying sangat merugikan korban. Contohnya kasus yang sedang viral baru-baru ini. Anak Vincent Rompies diduga melakukan kekerasan pada teman sekolahnya. Korban perundungan mengalami luka dan sempat dirawat di rumah sakit.
Tidak hanya itu, tindakan bully bisa membuat korban mengalami trauma secara berkelanjutan. Maka, rasanya tidak adil jika pelaku bullying bisa hidup bahagia, sementara korban harus tersiksa dengan sakit fisik dan rasa trauma.
Namun, apakah pelaku bullying harus mendapatkan hukuman? Lantas, hukuman apa yang tepat untuk pelaku bullying?
Baca Juga: 5 Penyebab Anak Jadi Pelaku Bullying, Berkaca pada Kasus Putra Vincent Rompies
Meity Arianty selaku psikolog menjelaskan, hukuman tentu diperlukan bagi pelaku bully, namun harus dilihat terlebih dulu separah apa kasus tersebut.
“Jika perbuatan anak/remaja tersebut dirasa sangat jahat atau keji seperti kasus Dandy waktu itu, maka sanksi tegas atau hukuman sangat diperlukan yang sesuai Undang-undang perlindungan anak,” ucap Meity saat dihubungi oleh MNC Portal, Selasa (20/2/2024).
Tidak hanya itu, tindakan bully bisa membuat korban mengalami trauma secara berkelanjutan. Maka, rasanya tidak adil jika pelaku bullying bisa hidup bahagia, sementara korban harus tersiksa dengan sakit fisik dan rasa trauma.
Namun, apakah pelaku bullying harus mendapatkan hukuman? Lantas, hukuman apa yang tepat untuk pelaku bullying?
Baca Juga: 5 Penyebab Anak Jadi Pelaku Bullying, Berkaca pada Kasus Putra Vincent Rompies
Meity Arianty selaku psikolog menjelaskan, hukuman tentu diperlukan bagi pelaku bully, namun harus dilihat terlebih dulu separah apa kasus tersebut.
“Jika perbuatan anak/remaja tersebut dirasa sangat jahat atau keji seperti kasus Dandy waktu itu, maka sanksi tegas atau hukuman sangat diperlukan yang sesuai Undang-undang perlindungan anak,” ucap Meity saat dihubungi oleh MNC Portal, Selasa (20/2/2024).
Lihat Juga :