Makna Filosofi Baju Adat Kalimantan Barat Audrey Vanessa di Opening Ceremony Miss World 2024
Rabu, 21 Februari 2024 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Ikat kepala dan topi serta bulu ekor burung ruai menjadi ciri khas Dayak Salako yang dikreasikan dengan memberikan buah dari pohon ipuh yang dirangkai satu per satu menjadi manik-manik yang menghiasi setiap baju adat Dayak Salako.
Baca Juga: Intip Pesona Miss Indonesia Audrey Vanessa Hari Pertama di India, Jelang Miss World 2024
Selain busana Dayak Salako, bulu burung ruai juga menghiasi busana masyarakat Dayak Taman, dikenal pula berbagai ragam perhiasan, berupa ikat kepala, topi atau kopiah, subang penghias telinga, kalung, gelang-gelang, dan sebagainya.
Bulu burung ruai atau juga dikenal dengan kuau melayu itu berwarna cokelat dihiasi bintik-bintik berbentuk mata. Bulunya sangat indah dan panjang, makanya sering dikenakan untuk kostum tarian upacara adat Dayak.
Keunikan burung ini adalah ketika mengembangkan dan mengepakan sayapnya persis seperti seperti orang menari.
Baca Juga: Intip Pesona Miss Indonesia Audrey Vanessa Hari Pertama di India, Jelang Miss World 2024
Selain busana Dayak Salako, bulu burung ruai juga menghiasi busana masyarakat Dayak Taman, dikenal pula berbagai ragam perhiasan, berupa ikat kepala, topi atau kopiah, subang penghias telinga, kalung, gelang-gelang, dan sebagainya.
Bulu burung ruai atau juga dikenal dengan kuau melayu itu berwarna cokelat dihiasi bintik-bintik berbentuk mata. Bulunya sangat indah dan panjang, makanya sering dikenakan untuk kostum tarian upacara adat Dayak.
Keunikan burung ini adalah ketika mengembangkan dan mengepakan sayapnya persis seperti seperti orang menari.
(tsa)
Lihat Juga :