Angela Tanoesoedibjo Buka Pameran Arsitektur Terbesar ARCH: ID 2024
Kamis, 22 Februari 2024 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
“Kita berharap ini sebuah wadah yang baik untuk semua pemangku kepentingan. Kita sama-sama bisa memajukan industri ini, arsitektur, dan tentunya memajukan ekonomi kreatif,” lanjutnya.
Usai memberikan sambutan dan membuka pameran, Angela langsung mengunjungi serta mengelilingi beberapa area pameran. Ia didampingi oleh Ketua Umum IAI Dan Direktur Program ARCH : ID serta dipandu oleh kurator yang memaparkan sejumlah pameran artsitektur yang dipamerkan di sana.
Sebagai informasi, ARCH:ID 2024 adalah pameran arsitektur terbesar di Indonesia yang merupakan edisi keempat dari ARCH:ID. Tahun ini pameran tersebut akan berlangsung hingga 25 Februari 2024.
Sebagai kegiatan tahunan, ARCH:ID telah menjadi acara perdagangan dan forum arsitektur paling dinantikan di Tanah Air.
Baca Juga: Film Lampir Sentuh 300.000 Lebih Penonton, Terjebak Teror Mencekam!
Dengan tema ‘Placemaking: Tolerance’, ARCH: ID 2024 berfokus pada peran arsitektur dalam mendukung keharmonisan hubungan antarmanusia, pengembangan kota, pelestarian alam, serta integrasi teknologi, dengan mengangkat pentingnya arsitektur dan desain dalam menciptakan ruang yang inklusif dan bertoleransi.
Usai memberikan sambutan dan membuka pameran, Angela langsung mengunjungi serta mengelilingi beberapa area pameran. Ia didampingi oleh Ketua Umum IAI Dan Direktur Program ARCH : ID serta dipandu oleh kurator yang memaparkan sejumlah pameran artsitektur yang dipamerkan di sana.
Sebagai informasi, ARCH:ID 2024 adalah pameran arsitektur terbesar di Indonesia yang merupakan edisi keempat dari ARCH:ID. Tahun ini pameran tersebut akan berlangsung hingga 25 Februari 2024.
Sebagai kegiatan tahunan, ARCH:ID telah menjadi acara perdagangan dan forum arsitektur paling dinantikan di Tanah Air.
Baca Juga: Film Lampir Sentuh 300.000 Lebih Penonton, Terjebak Teror Mencekam!
Dengan tema ‘Placemaking: Tolerance’, ARCH: ID 2024 berfokus pada peran arsitektur dalam mendukung keharmonisan hubungan antarmanusia, pengembangan kota, pelestarian alam, serta integrasi teknologi, dengan mengangkat pentingnya arsitektur dan desain dalam menciptakan ruang yang inklusif dan bertoleransi.
Lihat Juga :