Film Agak Laen Tuai Kritik, Dinilai Misoginis dan Ableist

Jum'at, 23 Februari 2024 - 00:43 WIB
loading...
A A A
"Tapi, ada beberapa joke yang menggangguku; soal transpuan, tokoh disable, dan “pelakor”. Term “pelakor” aja menurutku udah misoginis, apalagi ketika dalam film ia seolah dipandang sebelah mata. Call me a party pooper or whatever, tapi aku setuju dengan Geger Riyanto dalam tulisannya “Humor dan Kebejatan”, bahwa humor yang betulan lucu adalah yang bermain dengan penyimpangan ekspektasi—ada set up dan ada punchline. Sementara jokes di film ini yang tadi aku sebutkan, hanya mengolok saja. Bukan dark joke, tapi cuma “dark” saja. Pun, ada beberapa elemen yang bisa dikembangkan jadi joke betulan—bernada social commentary—yang sayangnya justru lewat begitu saja. Jika jokes “gelap” tadi diperbaiki, film ini bisa jadi salah satu film lokal top favoritku tahun ini," tulis dia.

Selain dari @runiarumndari, kritik juga datang dari netizen lain dengan akun @XXNZR__ yang dalam cuitannya menyebut film Agak Laen ableist karena mempertontonkan diskriminasi terhadap kaum disabilitas. Ia pun mengaku kecewa dengan film tersebut.

Baca Juga: Menegangkan dan Mencekam, Lampir Masuk Top 10 Film Bioskop Terlaris Indonesia di 2024!

"Reaksi pertama gw kelar nonton Agak Laen adalah buka profil yang meranin karakter Obet. Bukan difabel. Ga lama, nanya pendapat beberapa temen difabel yang nonton atau minimal terpapar ceritanya ni film. Pada kesel tuh ternyata. Ya udah ableist berarti ini film. Kelar," tulisnya.

Untuk diketahui, film Agak Laen dinilai sukses membawa angin segar bagi industri perfilman Indonesia. Pasalnya, film besutan sutradara Muhadkly Acho ini menembus angka lebih dari 6 juta penonton.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Film “Children of...
Film Children of Heaven Versi Indonesia Hadirkan Kesederhanaan Nuansa Lokal dan Sentuhan Komedi
Sentuhan Dingin Hanung...
Sentuhan Dingin Hanung Bramantyo: Menghidupkan Kembali Mahakarya Children of Heaven dengan Cita Rasa Lokal
Debut Jadi Produser,...
Debut Jadi Produser, Irish Bella Ingin Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan Jadi Momen Refleksi Diri
Film 402: Rumah Sakit...
Film '402: Rumah Sakit Angker Korea', Teror Found Footage Bikin Penonton Serasa Jadi Korban
Kampusnya Indra Jegel...
Kampusnya Indra Jegel Cs, Pemain Film Agak Laen 2 yang Tembus 7,9 Juta Penonton
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Film Laga-Drama “BELIEVE...
Film Laga-Drama BELIEVE – Takdir, Mimpi, Keberanian Gelar Gala Premier di Jakarta
Rekomendasi
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved