5 Alasan Taiwan Jadi Negara yang Wajib Dikunjungi, Salah Satunya Ramah Muslim
Kamis, 29 Februari 2024 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
“Nggak aktif pun nggak apa-apa, yang penting 10 tahun terakhir. Jadi misal punya visa Schengen udah mati kurang dari 10 tahun, itu bisa dipakai, jadi gampang banget untuk ke sana (Taiwan). Tapi kalau misalkan belum punya semuanya, itu mesti apply Visa dan gampang banget,” ujar kadek saat ditemui dalam acara pembukaan Kantor Layanan Pariwisata Taiwan di Jakarta yang berlokasi di GoWork Central Park, baru-baru ini.
2. Ramah Muslim
Bagi wisatawan muslim yang ingin berkunjung ke Taiwan tak perlu khawatir, sebab negara ini sangat ramah muslim. Negara ini menyediakan tempat beribadah di area wisata. Selain itu ada 400 restoran bersertifikat halal hingga transportasi umum yang ramah Muslim.
3. Mudah dan murah
Kadek mengatakan liburan ke Taiwan sangat mudah dan murah. Lebih jelasnya Kadek menjelaskan untuk mengurus administrasi sangat mudah, dan biaya liburan cukup terjangkau.
Untuk transportasi di negara tersebut sangat banyak, mulai dari bus, kereta cepat, dan lain sebagainya.
“Wisatawan Indonesia tak perlu khawatir kesulitan bahasa karena 80 persen orang Taiwan bisa bahasa Inggris. Mereka ramah dan helpful banget,” jelas Kadek.
Kadek pun menceritakan perjalanannya selama di Taiwan. Menghabiskan waktu selama 10 hari, Kadek menghabiskan biaya sekitar Rp8 juta per orang.
2. Ramah Muslim
Bagi wisatawan muslim yang ingin berkunjung ke Taiwan tak perlu khawatir, sebab negara ini sangat ramah muslim. Negara ini menyediakan tempat beribadah di area wisata. Selain itu ada 400 restoran bersertifikat halal hingga transportasi umum yang ramah Muslim.
3. Mudah dan murah
Kadek mengatakan liburan ke Taiwan sangat mudah dan murah. Lebih jelasnya Kadek menjelaskan untuk mengurus administrasi sangat mudah, dan biaya liburan cukup terjangkau.
Untuk transportasi di negara tersebut sangat banyak, mulai dari bus, kereta cepat, dan lain sebagainya.
“Wisatawan Indonesia tak perlu khawatir kesulitan bahasa karena 80 persen orang Taiwan bisa bahasa Inggris. Mereka ramah dan helpful banget,” jelas Kadek.
Kadek pun menceritakan perjalanannya selama di Taiwan. Menghabiskan waktu selama 10 hari, Kadek menghabiskan biaya sekitar Rp8 juta per orang.
Lihat Juga :