Suka Pusing Saat Berdiri? Waspadai Risiko Terkena Demensia
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 09:15 WIB
loading...
Orang yang merasa pusing saat berdiri mungkin memiliki peningkatan risiko terkena demensia beberapa tahun kemudian. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Orang yang merasa pusing saat berdiri mungkin memiliki peningkatan risiko terkena demensia beberapa tahun kemudian. Hal ini berdasarkan studi yang telah dipublikasikan di Neurology, jurnal medis dari American Academy of Neurology.
Dilansir Times Now News, kondisi yang disebut hipotensi ortostatik ini terjadi ketika orang mengalami penurunan tekanan darah secara tiba-tiba saat berdiri.
Studi ini menemukan hubungan dengan demensia hanya pada orang yang mengalami penurunan tekanan darah sistolik, bukan pada orang dengan hanya penurunan tekanan darah diastolik atau tekanan darah secara keseluruhan.
Sistolik adalah angka pertama, atau teratas, dalam pembacaan tekanan darah dan hipotensi ortostatik sistolik didefinisikan sebagai penurunan minimal 15 mmHg setelah berdiri dari posisi duduk.
"Tekanan darah orang-orang ketika mereka berpindah dari duduk ke berdiri harus dipantau," kata penulis studi Laure Rouch, Pharm.D., Ph.D., dari University of California, San Francisco.
Dilansir Times Now News, kondisi yang disebut hipotensi ortostatik ini terjadi ketika orang mengalami penurunan tekanan darah secara tiba-tiba saat berdiri.
Studi ini menemukan hubungan dengan demensia hanya pada orang yang mengalami penurunan tekanan darah sistolik, bukan pada orang dengan hanya penurunan tekanan darah diastolik atau tekanan darah secara keseluruhan.
Sistolik adalah angka pertama, atau teratas, dalam pembacaan tekanan darah dan hipotensi ortostatik sistolik didefinisikan sebagai penurunan minimal 15 mmHg setelah berdiri dari posisi duduk.
"Tekanan darah orang-orang ketika mereka berpindah dari duduk ke berdiri harus dipantau," kata penulis studi Laure Rouch, Pharm.D., Ph.D., dari University of California, San Francisco.
Lihat Juga :