Joko Anwar Tolak Tawaran Film Hollywood demi Garap Siksa Kubur
Selasa, 05 Maret 2024 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Tak membutuhkan waktu lama untuk Joko Anwar memilih Siksa Kubur ketimbang film Hollywood tersebut. Keputusannya semakin mantap ketika rekannya mengingatkan bahwa film yang akan digarapnya ini akan menjadi film ke-10 di sepanjang kariernya. Tentu saja film ke-10 tak boleh biasa-biasa saja.
Joko Anwar merasa Siksa Kubur yang harus menjadi film ke-10-nya itu. Dia sempat melempar candaan bahwa meskipun menggarap film Hollywood menyenangkan dengan penawaran honor yang luar biasa, Joko Anwar tetap bersikeras bahwa film ke-10-nya harus menjadi film yang bermakna untuk hidupnya.
Baca Juga: Viral! Momen Cha Eun Woo Makan Jajangmyeon, Otot Tangannya Jadi Sorotan Auto Bikin Fans Histeris
"Satu malam, setelah teman aku bilang ‘Bang ini film ke-10 kau tahu kan'. Lu selalu bilang film ke-10 adalah film yang paling bermakna. Kan emang waktu itu ada film Hollywood yang syutingnya enaklah, bayaranya juga enak banget. Cuma ya filmnya bukan sesuatu yang mau aku kerjakan sejak zaman dulu, jadi ya udah nggak apa-apa tolak aja," ungkapnya.
Lagi pula menurutnya, tak ada yang istimewa ketika mendapat kesempatan menggarap film Hollywood saat ini. Titel 'film Hollywood' tak lagi istimewa dengan munculnya film-film sekarang yang kualitasnya tak kalah jika diadu dengan film Hollywood.
"Apa sih sekarang artinya syuting film di Hollywood? Nggak ada artinya. Kan kita bikin film di mana saja bisa ditonton di mana saja. Hollywood dan Indonesia itu sudah nggak ada jarak sekarang," pungkasnya.
Joko Anwar merasa Siksa Kubur yang harus menjadi film ke-10-nya itu. Dia sempat melempar candaan bahwa meskipun menggarap film Hollywood menyenangkan dengan penawaran honor yang luar biasa, Joko Anwar tetap bersikeras bahwa film ke-10-nya harus menjadi film yang bermakna untuk hidupnya.
Baca Juga: Viral! Momen Cha Eun Woo Makan Jajangmyeon, Otot Tangannya Jadi Sorotan Auto Bikin Fans Histeris
"Satu malam, setelah teman aku bilang ‘Bang ini film ke-10 kau tahu kan'. Lu selalu bilang film ke-10 adalah film yang paling bermakna. Kan emang waktu itu ada film Hollywood yang syutingnya enaklah, bayaranya juga enak banget. Cuma ya filmnya bukan sesuatu yang mau aku kerjakan sejak zaman dulu, jadi ya udah nggak apa-apa tolak aja," ungkapnya.
Lagi pula menurutnya, tak ada yang istimewa ketika mendapat kesempatan menggarap film Hollywood saat ini. Titel 'film Hollywood' tak lagi istimewa dengan munculnya film-film sekarang yang kualitasnya tak kalah jika diadu dengan film Hollywood.
"Apa sih sekarang artinya syuting film di Hollywood? Nggak ada artinya. Kan kita bikin film di mana saja bisa ditonton di mana saja. Hollywood dan Indonesia itu sudah nggak ada jarak sekarang," pungkasnya.
(tsa)
Lihat Juga :