Sandiaga Akan Tingkatkan Jumlah Penerbangan Domestik, Khususnya ke Bali
Jum'at, 08 Maret 2024 - 15:58 WIB
loading...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemerintah berupaya untuk meningkatkan jumlah penerbangan domestik. Foto/dok Kemenparekraf
A
A
A
BALI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa pemerintah tengah berupaya untuk meningkatkan jumlah penerbangan domestik. Khususnya ke Bali yang menjadi destiansi wisata favorit banyak wisatawan.
Sandiaga menyebut dengan meningkatkan jumlah penerbangan domestik diharapkan akan mendorong peningkatan pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus) pada 2024.
Terlebih, sampai saat ini banyak masyarakat yang kerap mengeluhkan soal ketersediaan tiket pesawat domestik.
Hal ini disampaikan Sandiaga saat menghadiri Business Matching BBI 2024. Acara ini digelar di The Meru Sanur, Bali pada Kamis, 7 Maret 2024.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju Kebijakan Thailand agar Wisman Bawa Uang Cash
"Kita laporkan kepada bapak Presiden agar mendapatkan arahan terkait bagaimana mendapatkan penambahan jumlah penerbangan," kata Sandiaga.
Di sisi lain, Sandiaga merasa ironis mengetahui fakta banyak masyarakat Indonesia atau wisatawan nusantara yang memilih liburan ke Bali melalui Kuala Lumpur, Malaysia.
Sandiaga menyebut dengan meningkatkan jumlah penerbangan domestik diharapkan akan mendorong peningkatan pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus) pada 2024.
Terlebih, sampai saat ini banyak masyarakat yang kerap mengeluhkan soal ketersediaan tiket pesawat domestik.
Hal ini disampaikan Sandiaga saat menghadiri Business Matching BBI 2024. Acara ini digelar di The Meru Sanur, Bali pada Kamis, 7 Maret 2024.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju Kebijakan Thailand agar Wisman Bawa Uang Cash
"Kita laporkan kepada bapak Presiden agar mendapatkan arahan terkait bagaimana mendapatkan penambahan jumlah penerbangan," kata Sandiaga.
Di sisi lain, Sandiaga merasa ironis mengetahui fakta banyak masyarakat Indonesia atau wisatawan nusantara yang memilih liburan ke Bali melalui Kuala Lumpur, Malaysia.
Lihat Juga :