Begini Kemeriahan Ramadan Pertama di Kota Frankfurt Jerman, Jalan-Jalan Dipenuhi Lampu Bulan Sabit

Rabu, 13 Maret 2024 - 12:33 WIB
loading...
Begini Kemeriahan Ramadan...
Tahun ini Kota Frankfurt merayakan Ramadan perdana. Tujuannya menunjukkan toleransi dan menciptakan kebersamaan. Foto/ dw
A A A
JAKARTA - Perayaan bulan suci Ramadan di Indonesia terasa sangat kental, dari kebiasaan hingga tradisi masyarakat yang sudah turun temurun dilakukan. Namun, berbeda dengan di Barat. Misalnya di Kota Frankfurt, Jerman.

Ya, Ramadan ini menjadi tahun ini pertama Kota Frankfurt merayakan bulan penuh berkah. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan toleransi dan menciptakan kebersamaan selama bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Kunjungi Pameran Pariwisata ITB Berlin, Angela Tanoesoedibjo Kenang Jadi Juri Abang None

Melansir DW pada Rabu (13/3/2024), sepanjang jalan raya utama setempat dihiasi dengan dekorasi bulan sabit, bintang, lentera dan dekorasi lainnya untuk pertama kalinya.

Untuk pertama kalinya, kota Frankfurt di Jerman akan merayakan bulan suci Ramadhan dengan menerangi jalan raya utama dengan bulan sabit, bintang, dan lentera. Muslim setempat menyambut baik langkah tersebut.
Begini Kemeriahan Ramadan Pertama di Kota Frankfurt Jerman, Jalan-Jalan Dipenuhi Lampu Bulan Sabit

Mulai 10 Maret hingga 9 April 2024, seluruh umat Islam yang menjalankan bulan puasa bisa berkunjung ke Grosse Bockenheimer Strasse dan melihat banyaknya tulisan di papan besar yang berisikan “Selamat Ramadhan!" dan iluminasi lainnya.

Kawasan tersebut merupakan kawasan pejalan kaki yang berisikan kafe dan juga restoran. Ketua Dewan Kota, Hilime Arslaner menjelaskan bahwa momentum Ramadhan sangat penting di dalam kehidupan masyarakat Muslim.

“Ramadhan adalah waktu di mana orang merenungkan apa yang benar-benar penting dalam hidup, memiliki sesuatu untuk dimakan, tempat tinggal, dan kedamaian serta kenyamanan bersama keluarga, teman, dan tetangga,” jelas Arslaner dari laporan tersebut.

Oleh karenanya kota Frankfurt tergugah untuk mengubah beberapa hiasan kota supaya nuansa Ramadhan semakin kental dan terbangun rasa toleransi satu sama lain.

“Saya senang pesan-pesan perdamaian selama Ramadhan ini dapat terlihat di Frankfurt,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Frankfurt, Nargess Eskandari-Grünberg mengungkap bahwa pesan-pesan hangatnya perdamaian ini sangat penting ditengah-tengah masa perang dan krisis dunia.

“Ini adalah cahaya kebersamaan: melawan prasangka, diskriminasi, rasisme anti-Muslim dan juga anti semitisme,” ujarnya.

Kota ini juga merupakan salah satu kota multikultural yang paling membanggakan di Jerman, dengan populasi Muslim sekitar 15 persen dari populasi atau sekitar 100.000-150.000 orang.

Baca Juga: Intip Penginapan Taylor Swift selama di Singapura, Heboh Diduga Mampir ke Bali

Meskipun umumnya dekorasi pada penerangan jalan umum di Frankfurt telah lama menjadi bagian dari perayaan keagamaan umat Kristiani seperti Natal. Akan tetapi banyak umat Islam yang mulai menghiasi rumah dan bangunan selama bulan Ramadan.

Oleh karena itu, rencana Ramadan Frankfurt mengusung unsur-unsur tradisi Islam dan Kristen. Hal ini pun mendapatkan antusiasme yang baik dari masyarakat setempat.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Bukan Sekadar Tradisi!...
Bukan Sekadar Tradisi! Ini Manfaat Puasa Mutih yang Dilakukan Syifa Hadju sebelum Menikah
Ramadan Penuh Makna:...
Ramadan Penuh Makna: Berbagi dan Menjaga Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Momen Lebaran Tanpa...
Momen Lebaran Tanpa Ibu, Baim Wong: Kangen Ditanya ‘Sahur Pakai Apa?’
Menguatkan Kebersamaan...
Menguatkan Kebersamaan Ramadan Lewat Aksi Berbagi
Fenomena War Takjil...
Fenomena War Takjil Disorot, Madam dan Azia dapat Nasihat dari Umi Riza
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Berita Terkini
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
Sukses Lewat Cerita...
Sukses Lewat 'Cerita Lila', SHOW Bersiap Dukung Deretan Film Indonesia Go International
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved