Keseringan Buka Puasa Pakai Gorengan dan Minuman Manis Picu Serangan Jantung
Minggu, 17 Maret 2024 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, konsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Kenaikan berat badan berlebih juga merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.
Beberapa jenis gorengan juga dapat mengandung kadar garam yang tinggi. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Baca Juga: 6 Jenis Gorengan Favorit Orang Indonesia saat Buka Puasa
Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan pola makan selama bulan puasa agar tetap seimbang dan sehat. Mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh dan trans fat, serta membatasi konsumsi gula tambahan dan garam, dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.
Lebih baik mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral, serta cukup air putih untuk menjaga kesehatan tubuh. "Jadi baiknya kurangi makanan berminyak dan minuman manis," pungkasnya.
Beberapa jenis gorengan juga dapat mengandung kadar garam yang tinggi. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Baca Juga: 6 Jenis Gorengan Favorit Orang Indonesia saat Buka Puasa
Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan pola makan selama bulan puasa agar tetap seimbang dan sehat. Mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh dan trans fat, serta membatasi konsumsi gula tambahan dan garam, dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.
Lebih baik mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral, serta cukup air putih untuk menjaga kesehatan tubuh. "Jadi baiknya kurangi makanan berminyak dan minuman manis," pungkasnya.
(dra)
Lihat Juga :