CERMIN: Amerika Seharusnya Sudah Punya Presiden Perempuan sejak 1972

Sabtu, 23 Maret 2024 - 08:36 WIB
loading...
A A A
Mungkin memang hanya sosok pendobrak seperti Shirley yang bisa mendorong pemikiran seperti itu bisa diterima oleh lebih banyak kalangan.

Dalam skenario yang ditulis John, ruang dibuka lebar bagi kita untuk melihat bagaimana Shirley masuk ke arena politik, menyesuaikan diri, memahami lawan-lawan politiknya, bahkan nyaris tewas ditikam oleh seseorang di tengah kerumunan.

CERMIN: Amerika Seharusnya Sudah Punya Presiden Perempuan sejak 1972

Foto: Netflix

Namun sayangnya skenario tak memberi ruang cukup luas bagi kita untuk mengenali bagaimana Shirley sesungguhnya, bagaimana ia mengenal politik, memutuskan masuk ke pertarungan tak seimbang, hanya untuk pada akhirnya dikalahkan dengan tak adil.

Ini jadi sulit bagi kita untuk bersimpati pada Shirley sebagai seorang perempuan. Bahkan sebagian bisa jadi membencinya ketika diperlihatkan betapa suami yang selalu mendukungnya pun bisa disalahkannya, ditentangnya habis-habisan, dan menguras rasa cinta di antara keduanya dengan cepat.

Kita pun sulit bersimpati pada Shirley sebagai seorang keturunan Afrika-Amerika tanpa pernah diperlihatkan secara jelas apa yang pernah dilakukannya untuk kaumnya. Bahkan sebagian bisa jadi membencinya ketika melihat bahkan kakaknya sendiri, Muriel, tak mendukung pencalonannya sebagai presiden yang dianggapnya hanya menyusahkan dirinya dan ibunya semata.

Kita sulit bersimpati karena Shirley lebih banyak digambarkan oleh John sebagai ikon, bukan sebagai manusia biasa. Kita tak pernah melihatnya menangis dalam gelap dan dalam diam menyikapi pertarungan habis-habisan yang harus dijalaninya.

Kita tak pernah diberi kesempatan melihat bagaimana ia mencoba bersiasat di tengah situasi keruh rumah tangganya. Shirley Chisholm dalam Shirley hanyalah seorang politikus perempuan ambisius yang idealis, bukan manusia biasa yang melihat masalah-masalah yang ada di masyarakat yang perlu dipecahkan segera dan bisa diupayakannya ketika ia menjadi presiden kelak.

CERMIN: Amerika Seharusnya Sudah Punya Presiden Perempuan sejak 1972

Foto: Netflix

Sebagaimana Rustin yang juga bergerak dalam skema cerita yang sama dan dengan pendekatan yang mirip, Shirley juga mudah mencuri perhatian kita karena penampilan mengagumkan dari peraih Oscar, Regina King. Susah membayangkan jika Shirley Chisholm tak diperankan olehnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Berita Terkini
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Aldi Taher: Saya Bersaksi Abang Orang Baik
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Nikita Mirzani Minta Jaksa yang Tangani Kasusnya Diusut
Kabar Duka, Komedian...
Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved