Kemenkes Ungkap Biang Kerok Penyebab Tingginya Kasus DBD di Indonesia
Sabtu, 23 Maret 2024 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Selain banjir, penyebab meroketnya kasus DBD belakangan ini ada kaitannya dengan cuaca yang tidak menentu. Kondisi ini menyebabkan nyamuk aedes aegypti, penyebab DBD mudah berkembang biak.
"Hujan sekarang itu saya bilang aneh, kenapa? (bisa nih) hujan deras selama beberapa hari, lalu kemudian cuaca berubah panas. Ketidakpastian cuaca itu yang menyebabkan munculnya genangan dan menimbulkan breeding places untuk nyamuk penyebab DBD," jelasnya.
"Alhasil, sarang-sarang nyamuk semakin banyak dan itu membuat nyamuk mudah berkembang biak," tambahnya.
Baca Juga: Kalimantan Timur Jadi Daerah Pertama yang Lakukan Program Vaksinasi DBD, 19 Ribu Dosis Siap Dibagikan
Dengan begitu, upaya mencegah munculnya sarang nyamuk di rumah maupun wilayah sekitar rumah perlu dilakukan oleh masyarakat saat ini. Konsep 3M plus masih sangat relevan untuk dikerjakan.
3M plus yang dimaksud adalah segala bentuk kegiatan pencegahan DBD, seperti:
1. Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.
"Hujan sekarang itu saya bilang aneh, kenapa? (bisa nih) hujan deras selama beberapa hari, lalu kemudian cuaca berubah panas. Ketidakpastian cuaca itu yang menyebabkan munculnya genangan dan menimbulkan breeding places untuk nyamuk penyebab DBD," jelasnya.
"Alhasil, sarang-sarang nyamuk semakin banyak dan itu membuat nyamuk mudah berkembang biak," tambahnya.
Baca Juga: Kalimantan Timur Jadi Daerah Pertama yang Lakukan Program Vaksinasi DBD, 19 Ribu Dosis Siap Dibagikan
Dengan begitu, upaya mencegah munculnya sarang nyamuk di rumah maupun wilayah sekitar rumah perlu dilakukan oleh masyarakat saat ini. Konsep 3M plus masih sangat relevan untuk dikerjakan.
3M plus yang dimaksud adalah segala bentuk kegiatan pencegahan DBD, seperti:
1. Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.
Lihat Juga :