Awas! Tidak Cuci Tangan setelah Cebok Berisiko Terkena Flu Singapura
Kamis, 28 Maret 2024 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga apabila salah satu anggota keluarga membersihkan feses anak yang terinfeksi flu Singapura dan tidak langsung mencuci tangan dengan bersih, maka virus akan menular. Risiko semakin tinggi jika Anda langsung makan setelahnya.
“Jadi biasanya pada saat cebok, cuci tangannya tidak bersih atau mungkin orang lain yang merabanya ya, mungkin dari pampers atau lain sebagainya,” jelasnya.
Prof. Erlina menyatakan virus flu Singapura umumnya ditemukan di permukaan air, limbah, dan tanah. Bahkan virus ini juga bisa ditemukan pada sayuran mentah dan juga kerang dari laut yang terkontaminasi.
“Ini kemudian tangan tidak bersih dicuci lalu pegang makanan masuk ke mulut, dan inilah yang kemudian bisa menemukan terjadi penularannya. Di mana virus ini ditemukan biasanya pada permukaan air, bisa pada limbah pada tanah dan juga pada sayuran mentah dan juga kerang,” tuturnya.
Baca Juga: Kasus Flu Singapura di Indonesia Meroket, Tembus hingga 5 Ribu
Menurut Prof. Erlina, penularan utama virus ini memang melalui makanan dan kotoran manusia dalam bentuk droplet ketika batuk, bersin dan berbicara. Hal ini dikenal dengan istilah fekal-oral. Selain itu flu Singapura juga bisa menular lewat kontak langsung dengan luka atau cairan tubuh penderita.
“Jadi biasanya pada saat cebok, cuci tangannya tidak bersih atau mungkin orang lain yang merabanya ya, mungkin dari pampers atau lain sebagainya,” jelasnya.
Prof. Erlina menyatakan virus flu Singapura umumnya ditemukan di permukaan air, limbah, dan tanah. Bahkan virus ini juga bisa ditemukan pada sayuran mentah dan juga kerang dari laut yang terkontaminasi.
“Ini kemudian tangan tidak bersih dicuci lalu pegang makanan masuk ke mulut, dan inilah yang kemudian bisa menemukan terjadi penularannya. Di mana virus ini ditemukan biasanya pada permukaan air, bisa pada limbah pada tanah dan juga pada sayuran mentah dan juga kerang,” tuturnya.
Baca Juga: Kasus Flu Singapura di Indonesia Meroket, Tembus hingga 5 Ribu
Menurut Prof. Erlina, penularan utama virus ini memang melalui makanan dan kotoran manusia dalam bentuk droplet ketika batuk, bersin dan berbicara. Hal ini dikenal dengan istilah fekal-oral. Selain itu flu Singapura juga bisa menular lewat kontak langsung dengan luka atau cairan tubuh penderita.
Lihat Juga :