Hati-Hati! Flu Singapura Ternyata Bisa Menular lewat Kontak Tidak Langsung, Apa Saja?
Kamis, 04 April 2024 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
“Penularan kontak tidak langsung misalnya pada saat menggunakan handuk bersamaan, di mana anak ini kena virus Singapura. Kemudian baju, peralatan makan, mainan juga bisa kena,” terangnya.
Artinya, virus ini sangat mudah menular, baik melalui kontak langsung maupun lewat perantara barang atau alat yang digunakan oleh penderitanya. Apalagi jika sistem kekebalan imun tubuh si kecil sedang menurun. Maka akan semakin mudah virus menyerang tubuhnya.
Baca Juga: Gejala DBD pada Anak yang Harus Diwaspadai, Orang Tua Wajib Tahu
Lebih lanjut Prof. Edi menyatakan bahwa mereka yang tak sengaja berkontak langsung maupun tidak langsung, maka virusnya akan masuk ke dalam saluran pernapasan. Kemudian virus akan menuju ke tenggorokan, sehingga kerap kali anak yang terinfeksi mengalami sakit tenggorokan. Lalu virus tersebut akan menyebar ke kelenjar yang ada di tubuh selama kurang lebih 24 jam.
“Kalau virus masuk ke saluran pernapasan, maka akan diteruskan ke faring atau tenggorokan. Kemudian dia akan memperbanyak diri dan menyebar ke kelenjar dalam waktu 24 jam,” beber Prof. Edi.
Oleh karena itu, orang tua sebaiknya tetap waspada terhadap penularan virus flu Singapura pada anak. Selain itu, jika anak sudah terinfeksi, sebaiknya biarkan dia diisolasi di rumah dan jangan biarkan si kecil bertemu dengan teman-temannya agar tidak semakin menyebar.
Artinya, virus ini sangat mudah menular, baik melalui kontak langsung maupun lewat perantara barang atau alat yang digunakan oleh penderitanya. Apalagi jika sistem kekebalan imun tubuh si kecil sedang menurun. Maka akan semakin mudah virus menyerang tubuhnya.
Baca Juga: Gejala DBD pada Anak yang Harus Diwaspadai, Orang Tua Wajib Tahu
Lebih lanjut Prof. Edi menyatakan bahwa mereka yang tak sengaja berkontak langsung maupun tidak langsung, maka virusnya akan masuk ke dalam saluran pernapasan. Kemudian virus akan menuju ke tenggorokan, sehingga kerap kali anak yang terinfeksi mengalami sakit tenggorokan. Lalu virus tersebut akan menyebar ke kelenjar yang ada di tubuh selama kurang lebih 24 jam.
“Kalau virus masuk ke saluran pernapasan, maka akan diteruskan ke faring atau tenggorokan. Kemudian dia akan memperbanyak diri dan menyebar ke kelenjar dalam waktu 24 jam,” beber Prof. Edi.
Oleh karena itu, orang tua sebaiknya tetap waspada terhadap penularan virus flu Singapura pada anak. Selain itu, jika anak sudah terinfeksi, sebaiknya biarkan dia diisolasi di rumah dan jangan biarkan si kecil bertemu dengan teman-temannya agar tidak semakin menyebar.
(tsa)
Lihat Juga :