CERMIN: Ellyas Pical, di Balik Juara Dunia Hebat Ada Ibu yang Tak Henti Berdoa
Jum'at, 05 April 2024 - 09:25 WIB
loading...
Serial biopik Ellyas Pical jadi salah satu yang terbaik yang pernah dibuat sineas Indonesia. Foto/Prime Video
A
A
A
JAKARTA - Tahun 1985. Seorang anak muda dari kota kecil Saparua, Maluku, membanggakan Indonesia. Ellyas Pical menjadi orang Indonesia pertama yang menjadi juara dunia dalam cabang olahraga tinju profesional.
Anak muda itu masih berusia 25 tahun, dengan penampilan fisik kekar meski bertubuh pendek, dengan salah satu telinga yang tak bisa mendengar dengan baik, juga buta huruf dan dibesarkan oleh orang tua tunggal.
Dengan segala kelemahan itu, toh, Elly membalikkan segala yang orang harapkan padanya: bahwa ia tak akan hidup sebagai pecundang melainkan sebagai pemenang.
Baca Juga: CERMIN: Billy Elliott, Anthony Madu, dan Anak-Anak yang Memperjuangkan Mimpi Mereka
Kisah hidup Ellyas Pical yang dramatis dan bagaimana ia mengarungi hidup hanya berdua dengan ibunya, Mama Ana, memang telah menjadi salah satu kisah from zero to hero paling efektif, terutama bagi mereka yang menjalani masa kanak-kanak di sebuah kota kecilpada 1980-an seperti saya.
Kisah itu akhirnya diangkat menjadi salah satu serial terbaik yang pernah dibuat di negeri ini sebanyak 6 episode, dan ditayangkan di Prime Video.
![CERMIN: Ellyas Pical, di Balik Juara Dunia Hebat Ada Ibu yang Tak Henti Berdoa]()
Foto: Prime Video
Ellyas Pical dibuka dengan efektif dengan memperlihatkan kecantikan kota Saparua di pengujung timur Indonesia. Dengan laut dan langit biru, kita disedot masuk ke dalam sebuah kehidupan yang mungkin terasa jauh bagi sebagian orang, tapi terasa dekat bagi sebagiannya lagi, seperti saya yang juga merasakan kehidupan di kota kecil di tepi pantai di Polewali (Sulawesi Barat).
Herwin Novianto merebut hati penonton sejak awal dengan membiarkan seluruh dialog dituturkan dalam dialek Maluku yang lentur. Jarang sekali ada film/serial Indonesia yang merepresentasikan masyarakat Maluku dan Ellyas Pical menjadi perwakilan yang paling menarik.
Kita langsung berkenalan dengan Elly kecil (diperankan dengan menarik oleh Bimasena) yang sedang mencari ikan di laut. Dalam sebuah adegan dramatis, terjadi pemboman ikan dan Elly tak bisa menghindar karenanya. Telinganya tuli sebelah seketika dan akan terus menjadi identitasnya seterusnya.
Anak muda itu masih berusia 25 tahun, dengan penampilan fisik kekar meski bertubuh pendek, dengan salah satu telinga yang tak bisa mendengar dengan baik, juga buta huruf dan dibesarkan oleh orang tua tunggal.
Dengan segala kelemahan itu, toh, Elly membalikkan segala yang orang harapkan padanya: bahwa ia tak akan hidup sebagai pecundang melainkan sebagai pemenang.
Baca Juga: CERMIN: Billy Elliott, Anthony Madu, dan Anak-Anak yang Memperjuangkan Mimpi Mereka
Kisah hidup Ellyas Pical yang dramatis dan bagaimana ia mengarungi hidup hanya berdua dengan ibunya, Mama Ana, memang telah menjadi salah satu kisah from zero to hero paling efektif, terutama bagi mereka yang menjalani masa kanak-kanak di sebuah kota kecilpada 1980-an seperti saya.
Kisah itu akhirnya diangkat menjadi salah satu serial terbaik yang pernah dibuat di negeri ini sebanyak 6 episode, dan ditayangkan di Prime Video.

Foto: Prime Video
Ellyas Pical dibuka dengan efektif dengan memperlihatkan kecantikan kota Saparua di pengujung timur Indonesia. Dengan laut dan langit biru, kita disedot masuk ke dalam sebuah kehidupan yang mungkin terasa jauh bagi sebagian orang, tapi terasa dekat bagi sebagiannya lagi, seperti saya yang juga merasakan kehidupan di kota kecil di tepi pantai di Polewali (Sulawesi Barat).
Herwin Novianto merebut hati penonton sejak awal dengan membiarkan seluruh dialog dituturkan dalam dialek Maluku yang lentur. Jarang sekali ada film/serial Indonesia yang merepresentasikan masyarakat Maluku dan Ellyas Pical menjadi perwakilan yang paling menarik.
Kita langsung berkenalan dengan Elly kecil (diperankan dengan menarik oleh Bimasena) yang sedang mencari ikan di laut. Dalam sebuah adegan dramatis, terjadi pemboman ikan dan Elly tak bisa menghindar karenanya. Telinganya tuli sebelah seketika dan akan terus menjadi identitasnya seterusnya.
Lihat Juga :