Tips Mengatasi Ancaman Kolestrol Tinggi di Momen Lebaran, Perhatikan Pola Makan
Sabtu, 06 April 2024 - 01:23 WIB
loading...
Lebaran identik dengan hidangan lezat. Anda pun harus waspada dengan kolesterol. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat, dari rendang, opor ayam, hingga menu olahan daging lainnya. Anda pun harus waspada dengan kolesterol .
Semua makanan lezat ini hampir konsumsi lebih dari tiga kali dalam sehari. Nah, pola makan kaya akan lemak dan kolesterol ini yang dapat meningkatkan sejumlah masalah kesehatan.
Baca Juga: Manfaat Mengejutkan dari Puasa Bicara, Baik untuk Penderita Darah Tinggi
Salah satunya yakni risiko kolesterol tinggi, yang pada akhirnya dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan jangka panjang.
Itulah sebabnya setelah momen Lebaran berakhir, seringkali Anda menghadapi tantangan baru dalam menjaga kesehatan, salah satunya adalah risiko kolesterol tinggi.
Kolesterol tinggi sudah merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pasca Lebaran.
Dokter umum dari Alodokter, dr. Abi Noya menekankan, kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penting untuk diperhatikan. Pasalnya, kondisi ini berkaitan langsung dengan peningkatan risiko terjadinya plak di dalam pembuluh darah, penyebab utama penyumbatan pembuluh darah.
Semua makanan lezat ini hampir konsumsi lebih dari tiga kali dalam sehari. Nah, pola makan kaya akan lemak dan kolesterol ini yang dapat meningkatkan sejumlah masalah kesehatan.
Baca Juga: Manfaat Mengejutkan dari Puasa Bicara, Baik untuk Penderita Darah Tinggi
Salah satunya yakni risiko kolesterol tinggi, yang pada akhirnya dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan jangka panjang.
Itulah sebabnya setelah momen Lebaran berakhir, seringkali Anda menghadapi tantangan baru dalam menjaga kesehatan, salah satunya adalah risiko kolesterol tinggi.
Kolesterol tinggi sudah merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pasca Lebaran.
Dokter umum dari Alodokter, dr. Abi Noya menekankan, kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penting untuk diperhatikan. Pasalnya, kondisi ini berkaitan langsung dengan peningkatan risiko terjadinya plak di dalam pembuluh darah, penyebab utama penyumbatan pembuluh darah.
Lihat Juga :