Manfaat Mengejutkan dari Puasa Bicara, Baik untuk Penderita Darah Tinggi
Jum'at, 05 April 2024 - 12:00 WIB
loading...
Puasa bicara ternyata menyimpan banyak manfaat mengejutkan bagi kesehatan. The Guardian menegaskan bahwa puasa memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Foto/New York Post
A
A
A
JAKARTA - Puasa bicara ternyata menyimpan banyak manfaat mengejutkan bagi kesehatan yang jarang diketahui. Meskipun terdengar tidak lazim, The Guardian menegaskan bahwa puasa memiliki banyak manfaat untuk tubuh.
Sebuah studi yang diterbitkan oleh National Institutes of Health (NIH) pada 2005 menetapkan bahwa periode hening bisa menurunkan tekanan darah secara drastis bagi partisipan yang melakukan puasa bicara . Hal ini menjadi kabar baik bagi penderita darah tinggi atau hipertensi.
Dilansir dari New York Post, Jumat (5/4/2024) sementara itu, sebuah studi pada 2021, yang juga diterbitkan di NIH, menemukan bahwa praktik tersebut membantu menurunkan kadar kortisol atau hormon stres.
Selain itu, psikolog Dr. Robert N. Kraft telah menegaskan bahwa puasa bicara yang berkepanjangan membantu seseorang menjadi pendengar yang lebih baik. Namun ada beberapa kelemahan dari puasa bicara, kecuali fakta nyata bahwa Anda tidak dapat mengomunikasikan kebutuhan dengan jelas dan cepat.
Baca Juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Puasa, Bisa Turunkan Berat Badan
Menurut penelitian yang diterbitkan pada 2022, mereka yang lebih sedikit berbicara dianggap kurang disukai mesk Kraft mengklaim bahwa diam membuat Anda menjadi pendengar yang lebih baik.
Di sisi lain, meskipun tidak praktis untuk berdiam diri setiap pagi, ada kemungkinan beberapa manfaat jika jarang melakukan puasa bicara.
Sebuah studi yang diterbitkan oleh National Institutes of Health (NIH) pada 2005 menetapkan bahwa periode hening bisa menurunkan tekanan darah secara drastis bagi partisipan yang melakukan puasa bicara . Hal ini menjadi kabar baik bagi penderita darah tinggi atau hipertensi.
Dilansir dari New York Post, Jumat (5/4/2024) sementara itu, sebuah studi pada 2021, yang juga diterbitkan di NIH, menemukan bahwa praktik tersebut membantu menurunkan kadar kortisol atau hormon stres.
Selain itu, psikolog Dr. Robert N. Kraft telah menegaskan bahwa puasa bicara yang berkepanjangan membantu seseorang menjadi pendengar yang lebih baik. Namun ada beberapa kelemahan dari puasa bicara, kecuali fakta nyata bahwa Anda tidak dapat mengomunikasikan kebutuhan dengan jelas dan cepat.
Baca Juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Puasa, Bisa Turunkan Berat Badan
Menurut penelitian yang diterbitkan pada 2022, mereka yang lebih sedikit berbicara dianggap kurang disukai mesk Kraft mengklaim bahwa diam membuat Anda menjadi pendengar yang lebih baik.
Di sisi lain, meskipun tidak praktis untuk berdiam diri setiap pagi, ada kemungkinan beberapa manfaat jika jarang melakukan puasa bicara.
Lihat Juga :