Gejala Flu Singapura, Waspada jika si Kecil Sariawan
Selasa, 16 April 2024 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Komplikasi paling umum dari flu Singapura adalah dehidrasi. Biasanya anak akan menolak makan dan minum karena sakit sariawan. Jika hal ini terjadi, segera bawa ia ke dokter. Mungkin anak membutuhkan asupan cairan melalui infus.
Meski gejalanya ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit ini menjadi momok bagi Bunda karena maag yang ditimbulkannya membuat anak mogok makan.
Meski begitu, dokter bisa memberikan obat-obatan untuk meredakan gejalanya agar Si Kecil merasa lebih nyaman dan mau makan. Perawatan diri yang dapat dilakukan di rumah antara lain:
Memberikan makanan atau sup yang lembut agar anak mudah menelannya. Bunda juga bisa memberikan anak nutrisi cair tambahan yang mengandung nukleotida dan laktoferin. Nukleotida merupakan protein yang dibutuhkan tubuh untuk mampu memperkuat kekebalan terhadap infeksi. Nukleotida juga akan membantu membentuk metabolisme tubuh yang baik.
Sedangkan laktoferin berfungsi sebagai antimikroba dan pengatur sistem kekebalan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang maksimal, Si Kecil tidak akan tertular virus dan bakteri lebih parah.
Meski gejalanya ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit ini menjadi momok bagi Bunda karena maag yang ditimbulkannya membuat anak mogok makan.
Bagaimana pengobatan Flu Singapura?
Tidak ada terapi khusus untuk menyembuhkan penyakit ini, karena penyebabnya adalah infeksi virus. Anak tidak membutuhkan antibiotik dan penyakitnya bisa sembuh sendiri dalam 7-10 hari.Meski begitu, dokter bisa memberikan obat-obatan untuk meredakan gejalanya agar Si Kecil merasa lebih nyaman dan mau makan. Perawatan diri yang dapat dilakukan di rumah antara lain:
Memberikan makanan atau sup yang lembut agar anak mudah menelannya. Bunda juga bisa memberikan anak nutrisi cair tambahan yang mengandung nukleotida dan laktoferin. Nukleotida merupakan protein yang dibutuhkan tubuh untuk mampu memperkuat kekebalan terhadap infeksi. Nukleotida juga akan membantu membentuk metabolisme tubuh yang baik.
Sedangkan laktoferin berfungsi sebagai antimikroba dan pengatur sistem kekebalan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang maksimal, Si Kecil tidak akan tertular virus dan bakteri lebih parah.
Lihat Juga :