Lirik dan Makna lagu The Tortured Poets Department dari Taylor Swift
Jum'at, 19 April 2024 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, Joe diketahui tak memiliki tato. Kebalikan dari Matty Healy yang memiliki banyak tato di tubuhnya.
Lagu The Tortured Poets Department mengisahkan tentang hubungan asmara dari sudut pandang salah satu pihak. Ia menyayangi pasangannya itu, meski kekasihnya kerap bermasalah.
Meski penuh tantangan, tapi ia memutuskan untuk tetap bersamanya, sambil bersama-sama menghadapi "angin topan" yang ada.
![Lirik dan Makna lagu The Tortured Poets Department dari Taylor Swift]()
Foto: Instagram @taylorswift
Hal ini terungkap pada bagian akhir Verse 2, saat Taylor menyanyikan lirik, "But I've read this one where you come undone I chose this cyclone with you". Bagian ini tampaknya mengacu pada pemberitaan media terkait kontroversi yang dilakukan Matt, dan Taylor memutuskan untuk tetap bersamanya.
Pada bagian Bridge, Taylor menyanyikan lirik bahwa ia dan kekasihnya bagai 'pasangan gila' yang dimabuk cinta, dan mereka mengatakan hal tersebut pada orang-orang terdekat mereka.
Pada bagian ini, Taylor juga menceritakan momen saat sang kekasih menaruh cincin di jarinya, seperti orang yang hendak melamar. Ini membuat hatinya bagai mau meledak.
Pada bagian Chorus yang terus-menerus diulang, Taylor bernyanyi, "Siapa yang akan memegang/memelukmu? Aku". Lalu "Siapa yang akan mengenalmu?", dan ditutup oleh Outro, dengan "Siapa lagi yang bisa memahamimu?".
Bagian ini menjadi semacam penegasan, bahwa tak ada satu pun orang yang mencintai dan mengerti sang kekasih seperti dirinya.
Jadi bisa dibilang, The Tortured Poets Department adalah kisah cinta tentang dua orang yang dimabuk asmara dan rela menghadapi semua kegilaan dan tantangan yang ada.
Makna Lagu The Tortured Poets Department dari Taylor Swift
Lagu The Tortured Poets Department mengisahkan tentang hubungan asmara dari sudut pandang salah satu pihak. Ia menyayangi pasangannya itu, meski kekasihnya kerap bermasalah.
Meski penuh tantangan, tapi ia memutuskan untuk tetap bersamanya, sambil bersama-sama menghadapi "angin topan" yang ada.

Foto: Instagram @taylorswift
Hal ini terungkap pada bagian akhir Verse 2, saat Taylor menyanyikan lirik, "But I've read this one where you come undone I chose this cyclone with you". Bagian ini tampaknya mengacu pada pemberitaan media terkait kontroversi yang dilakukan Matt, dan Taylor memutuskan untuk tetap bersamanya.
Pada bagian Bridge, Taylor menyanyikan lirik bahwa ia dan kekasihnya bagai 'pasangan gila' yang dimabuk cinta, dan mereka mengatakan hal tersebut pada orang-orang terdekat mereka.
Pada bagian ini, Taylor juga menceritakan momen saat sang kekasih menaruh cincin di jarinya, seperti orang yang hendak melamar. Ini membuat hatinya bagai mau meledak.
Pada bagian Chorus yang terus-menerus diulang, Taylor bernyanyi, "Siapa yang akan memegang/memelukmu? Aku". Lalu "Siapa yang akan mengenalmu?", dan ditutup oleh Outro, dengan "Siapa lagi yang bisa memahamimu?".
Bagian ini menjadi semacam penegasan, bahwa tak ada satu pun orang yang mencintai dan mengerti sang kekasih seperti dirinya.
Jadi bisa dibilang, The Tortured Poets Department adalah kisah cinta tentang dua orang yang dimabuk asmara dan rela menghadapi semua kegilaan dan tantangan yang ada.
Lihat Juga :