Federasi Muslim Korea Ultimatum Daud Kim soal Donasi Pembangunan Masjid
Sabtu, 20 April 2024 - 12:00 WIB
loading...
Dugaan penipuan donasi pembangunan masjid yang dilakukan Daud Kim masih menjadi sorotan. Terbaru, Federasi Muslim Korea Ultimatum (KMF) buka suara soal. Foto/Instagram Daud Kim
A
A
A
JAKARTA - Dugaan penipuan donasi pembangunan masjid yang dilakukan Daud Kim masih menjadi sorotan. Terbaru, Federasi Muslim Korea Ultimatum (KMF) buka suara soal ramainya isu ini yang tengah menjadi sorotan di Korea Selatan.
Dalam Instagram resminya, @kmfwithyou, Federasi Muslim Korea Ultimatum memberikan ultimatum kepada Daud Kim . Federasi tersebut menyatakan bahwa semua masjid di Korea Selatan teregistrasi atas nama KMF.
Hal ini mengingat KMF merupakan satu-satunya origanisasi Islam yang resmi di pemerintah Korea. Sehingga melarang individu melakukan donasi atas pribadi untuk membangun masjid. Ini sesuai dengan peraturan di negara tersebut yang menganggap hal ini sebagai kejahatan serius.
"Assalamualaikum Korea Muslim Federation (KMF) adalah satu-satunya organisasi Islam yang terdaftar secara resmi di pemerintah Korea," tulis KMF dikutip Sabtu (20/4/2024).
Baca Juga: Klarifikasi Daud Kim soal Tuduhan Penipuan Donasi Pembangunan Masjid di Korea, Klaim Permintaan Subscriber
![Federasi Muslim Korea Ultimatum Daud Kim soal Donasi Pembangunan Masjid]()
Foto/Instagram Federasi Muslim Korea
"Semua masjid di seluruh Korea yang terkait dengan Federasi Muslim Korea terdaftar atas nama KMF, dan tidak seorang pun diperbolehkan mendaftar atas nama individu atau mengumpulkan dana untuk pembangunan masjid," sambungnya.
Pada unggahan yang sama, KMF menegaskan bahwa penggalangan dana yang dilakukan Youtuber tersebut dengan alasan untuk pembangunan masjid di Korea tidak berhubungan dengan pihaknya.
"Kami informasikan bahwa penggalangan dana pembangunan masjid yang dilakukan oleh Daud Kim yang belakangan ini banyak ditanyakan ke KMF oleh berbagai organisasi dan individu Islam di dalam dan luar negeri, tidak ada kaitannya dengan KMF dan merupakan kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh Daud Kim secara pribadi," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik nama asli Kim Jae Han ini diduga melakukan penipuan donasi pembangunan masjid di Korea. Daud Kim dilaporkan mengumpulkan donasi dari asosiasi internasional dan umat Muslim di berbagai negara.
Baca Juga: Profil Daud Kim, Youtuber Korea Selatan yang Diduga Lakukan Penipuan Donasi Pembangunan Masjid
![Federasi Muslim Korea Ultimatum Daud Kim soal Donasi Pembangunan Masjid]()
Foto/Instagram Story Daud Kim
Donasi itu kemudian dikumpulkan menggunakan rekening pribadi Daud Kim. Sedangkan, aksi ini dilarang oleh pemerintah Korea sehingga menuai kecaman dari berbagai pihak. Namun, Daud Kim melalui Instagram pribadinya, @jaehan9192 membantah tuduhan tersebut.
Melalui Instagram Story, Daud Kim membantah menggunakan donasi yang masuk ke rekening pribadinya untuk keperluan pribadi. Dia beralasan penggunaan rekening pribadi dilakukan karena permintaan dari subscriber kanal YouTube miliknya.
"Kami sedang meninjau legalitas penerimaan sumbangan melalui rekening pribadi. Dan jika ada masalah, saya akan dengan setia menanggapi penyelidikan tersebut. Menggunakan rekening pribadi adalah permintaan dari subscriber. Saya ingin mengklarifikasi bahwa ini sama sekali bukan karena saya menggunakannya untuk keperluan pribadi," tulis Daud Kim.
"Memang benar bahwa saya tidak tahu banyak tentang Undang-undang donasi Korea. Tapi semua yang ingin saya lakukan adalah dengan niat baik. Niat saya tulus untuk menciptakan rumah Allah. Saya tidak pernah berniat jahat dan tidak pernah menipu siapapun. Saya harap Anda tidak tertipu oleh berita palus. Terima kasih," tutup Daud Kim.
Baca Juga: Youtuber Daud Kim Diduga Lakukan Penipuan Donasi Pembangunan Masjid di Korea Selatan
Dalam Instagram resminya, @kmfwithyou, Federasi Muslim Korea Ultimatum memberikan ultimatum kepada Daud Kim . Federasi tersebut menyatakan bahwa semua masjid di Korea Selatan teregistrasi atas nama KMF.
Hal ini mengingat KMF merupakan satu-satunya origanisasi Islam yang resmi di pemerintah Korea. Sehingga melarang individu melakukan donasi atas pribadi untuk membangun masjid. Ini sesuai dengan peraturan di negara tersebut yang menganggap hal ini sebagai kejahatan serius.
"Assalamualaikum Korea Muslim Federation (KMF) adalah satu-satunya organisasi Islam yang terdaftar secara resmi di pemerintah Korea," tulis KMF dikutip Sabtu (20/4/2024).
Baca Juga: Klarifikasi Daud Kim soal Tuduhan Penipuan Donasi Pembangunan Masjid di Korea, Klaim Permintaan Subscriber

Foto/Instagram Federasi Muslim Korea
"Semua masjid di seluruh Korea yang terkait dengan Federasi Muslim Korea terdaftar atas nama KMF, dan tidak seorang pun diperbolehkan mendaftar atas nama individu atau mengumpulkan dana untuk pembangunan masjid," sambungnya.
Pada unggahan yang sama, KMF menegaskan bahwa penggalangan dana yang dilakukan Youtuber tersebut dengan alasan untuk pembangunan masjid di Korea tidak berhubungan dengan pihaknya.
"Kami informasikan bahwa penggalangan dana pembangunan masjid yang dilakukan oleh Daud Kim yang belakangan ini banyak ditanyakan ke KMF oleh berbagai organisasi dan individu Islam di dalam dan luar negeri, tidak ada kaitannya dengan KMF dan merupakan kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh Daud Kim secara pribadi," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik nama asli Kim Jae Han ini diduga melakukan penipuan donasi pembangunan masjid di Korea. Daud Kim dilaporkan mengumpulkan donasi dari asosiasi internasional dan umat Muslim di berbagai negara.
Baca Juga: Profil Daud Kim, Youtuber Korea Selatan yang Diduga Lakukan Penipuan Donasi Pembangunan Masjid

Foto/Instagram Story Daud Kim
Donasi itu kemudian dikumpulkan menggunakan rekening pribadi Daud Kim. Sedangkan, aksi ini dilarang oleh pemerintah Korea sehingga menuai kecaman dari berbagai pihak. Namun, Daud Kim melalui Instagram pribadinya, @jaehan9192 membantah tuduhan tersebut.
Melalui Instagram Story, Daud Kim membantah menggunakan donasi yang masuk ke rekening pribadinya untuk keperluan pribadi. Dia beralasan penggunaan rekening pribadi dilakukan karena permintaan dari subscriber kanal YouTube miliknya.
"Kami sedang meninjau legalitas penerimaan sumbangan melalui rekening pribadi. Dan jika ada masalah, saya akan dengan setia menanggapi penyelidikan tersebut. Menggunakan rekening pribadi adalah permintaan dari subscriber. Saya ingin mengklarifikasi bahwa ini sama sekali bukan karena saya menggunakannya untuk keperluan pribadi," tulis Daud Kim.
"Memang benar bahwa saya tidak tahu banyak tentang Undang-undang donasi Korea. Tapi semua yang ingin saya lakukan adalah dengan niat baik. Niat saya tulus untuk menciptakan rumah Allah. Saya tidak pernah berniat jahat dan tidak pernah menipu siapapun. Saya harap Anda tidak tertipu oleh berita palus. Terima kasih," tutup Daud Kim.
Baca Juga: Youtuber Daud Kim Diduga Lakukan Penipuan Donasi Pembangunan Masjid di Korea Selatan
(dra)
Lihat Juga :