Pria Ini Meninggal Dunia setelah Terinfeksi Covid-19 selama 613 Hari
Sabtu, 20 April 2024 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun para peneliti mencatat dalam laporan mereka bahwa pasien yang terinfeksi dapat menghilangkan virus dalam jangka waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, individu dengan sistem kekebalan yang lemah seperti pria tersebut dapat mengembangkan infeksi yang terus-menerus dengan replikasi dan evolusi virus yang berkepanjangan.
Karena riwayat pengobatannya untuk sindrom myelodysplastic, kelainan yang disebabkan oleh sel darah yang terbentuk dengan buruk atau tidak berfungsi dengan baik dan sindrom tumpang tindih mieloproliferatif, penyakit ganas dalam darah, maka pasien mengalami imunokompromais.
Akibatnya, virus corona mengembangkan resistensi terhadap sotrovimab, pengobatan antibodi Covid-19. Dalam laporannya, para peneliti mengatakan bahwa pria tersebut tidak memberikan respons klinis terhadap pengobatan yang diberikan oleh dokter.
"Pada akhirnya, pasien tersebut meninggal karena kondisi hematologisnya kambuh," kata peneliti merujuk pada kelainan darahnya.
Baca Juga: WHO Sebut Covid-19 Masih Jadi Ancaman, Negara Diminta Tetap Waspada
Karena riwayat pengobatannya untuk sindrom myelodysplastic, kelainan yang disebabkan oleh sel darah yang terbentuk dengan buruk atau tidak berfungsi dengan baik dan sindrom tumpang tindih mieloproliferatif, penyakit ganas dalam darah, maka pasien mengalami imunokompromais.
Akibatnya, virus corona mengembangkan resistensi terhadap sotrovimab, pengobatan antibodi Covid-19. Dalam laporannya, para peneliti mengatakan bahwa pria tersebut tidak memberikan respons klinis terhadap pengobatan yang diberikan oleh dokter.
"Pada akhirnya, pasien tersebut meninggal karena kondisi hematologisnya kambuh," kata peneliti merujuk pada kelainan darahnya.
Baca Juga: WHO Sebut Covid-19 Masih Jadi Ancaman, Negara Diminta Tetap Waspada
Lihat Juga :