Prilly Latuconsina dan Konservasi Indonesia Edukasi soal Sampah Plastik Laut
Minggu, 21 April 2024 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini menjadi sangat penting untuk dipahami oleh semua pihak agar kita dapat bergerak bersama-sama dalam menjaga laut yang merupakan sumber penghidupan untuk masyarakat Indonesia," imbuhnya.
![Prilly Latuconsina dan Konservasi Indonesia Edukasi soal Sampah Plastik Laut]()
Foto: Dok.Konservasi Indonesia/Arief Indrawan
Prilly Latuconsina selaku Founder Generasi Peduli Bumi mengungkapkan bahwa kominitas ini dibuat dari keresahan Prilly kala melihat tumpukan sampah plastik ketika Ia melakukan diving. Komunitasnya fokus pada keberlanjutan untuk pengolahan sampah daur ulang limbah plastik.
"Sebagai generasi muda, kami juga tidak ingin nantinya laut-laut di Indonesia yang sangat indah dan menjadi rumah dari ribuan spesies ikan dan ratusan spesies terumbu karang menjadi hancur dan musnah," kata Prilly yang bersama Generasi Peduli Bumi juga memiliki kegiatan membersihkan pantai dari sampah laut.
Lebih lanjut, Prilly menceritakan bahwa Generasi Peduli Bumi juga bekerja sama dengan pengrajin lokal untuk mengolah sampah plastik menjadi karya. Dia berharap, hasil daur ulang limbah plastik dapat terus didistribusikan kepada pengrajin lokal.
Azka Alfathi Madani, Ketua Umum SIGMA-B UI, mengungkapkan bahwa sudah banyak penelitian tentang bahaya plastik. baik makro ataupun mikro, yang memaparkan ancaman-ancaman yang dapat mengganggu kehidupan, baik untuk lingkungan, kesehatan, ataupun keanekaragaman hayati.

Foto: Dok.Konservasi Indonesia/Arief Indrawan
Prilly Latuconsina selaku Founder Generasi Peduli Bumi mengungkapkan bahwa kominitas ini dibuat dari keresahan Prilly kala melihat tumpukan sampah plastik ketika Ia melakukan diving. Komunitasnya fokus pada keberlanjutan untuk pengolahan sampah daur ulang limbah plastik.
"Sebagai generasi muda, kami juga tidak ingin nantinya laut-laut di Indonesia yang sangat indah dan menjadi rumah dari ribuan spesies ikan dan ratusan spesies terumbu karang menjadi hancur dan musnah," kata Prilly yang bersama Generasi Peduli Bumi juga memiliki kegiatan membersihkan pantai dari sampah laut.
Lebih lanjut, Prilly menceritakan bahwa Generasi Peduli Bumi juga bekerja sama dengan pengrajin lokal untuk mengolah sampah plastik menjadi karya. Dia berharap, hasil daur ulang limbah plastik dapat terus didistribusikan kepada pengrajin lokal.
Azka Alfathi Madani, Ketua Umum SIGMA-B UI, mengungkapkan bahwa sudah banyak penelitian tentang bahaya plastik. baik makro ataupun mikro, yang memaparkan ancaman-ancaman yang dapat mengganggu kehidupan, baik untuk lingkungan, kesehatan, ataupun keanekaragaman hayati.
Lihat Juga :