Penyakit Kanker Tidak Lagi Ditanggung BPJS, Masyarakat Diminta Deteksi Dini

Rabu, 24 April 2024 - 06:00 WIB
loading...
Penyakit Kanker Tidak...
Kanker menjadi salah satu penyakit yang kasusnya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Foto/ india.com
A A A
JAKARTA - Kanker menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan angka kematian. Bahkan, angka kasusnya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Terdapat banyak faktor yang bisa memicu munculnya kanker , seperti gaya hidup tidak sehat dan faktor genetik atau keturunan. Terlebih, saat ini banyak orang yang memiliki gaya hidup serba instan, hal ini yang membuatnya rentan terkena kanker.

Baca Juga: Bunda, Begini Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum

Berdasarkan data dari Global Burden of Cancer Study (Globocan), jumlah kematian akibat kanker di Indonesia pada 2020 mencapai 234.511 orang. Sedangkan angka kasihnya diperkirakan sekita 136 orang per 100.000 penduduk.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Penyakit Dalam Konsultan Hematologi-Onkologi Medik, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM mengungkap tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menekan kasus kanker.

Prof. Aru menjelaskan kesadaran masyarakat untuk deteksi dini dan waspada terhadap kanker masih sangat kecil. Bukan cuma itu, kurangnya dana juga menjadi tantangan tersendiri.

“Kesadaran masyarakat. Lalu, dana untuk program-program deteksi dini untuk menyelenggarakan pendidikan itu kan butuh dana,” jelas Prof. Aru dalam konferensi pers HUT ke-47 Tahun Yayasan Kanker Indonesia (YKI), di Graha Bhakti Budaya, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2024).

Prof. Aru menjelaskan bahwa dana sangat dibutuhkan untuk menggelar program-program edukasi terkait kanker. Sehingga melalui program tersebut, masyarakat menjadi lebih sadar dan waspada terhadap kanker.

Pasalnya, hingga saat ini, tidak semua orang mengerti dan memiliki inisiatif yang tinggi terhadap keberadaan kanker di tubuhnya.

Lebih lanjut, Prof. Aru mengatakan bahwa saat ini pun meningkatnya kasus membuat para tenaga medis pun keteteran dalam mengatasinya. Apalagi kini tidak semua layanan kesehatan kanker bisa ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Dia mengungkap, pasien kanker yang sudah stadium lanjut dan membutuhkan penanganan dengan menggunakan alat-alat serta obat-obatan yang canggih dan terbaru, maka biaya pengobatannya sudah tidak bisa lagi ditanggung BPJS.

Baca Juga: Jaga Pola Hidup Sehat, Inul Daratista Ogah Jajan Sembarangan

“Sekarang aja udah keteteran sehingga yang udah stadium lanjut gak di cover lagi. Itu konsekuensi kanker yang ketemu stadium lanjut, kita harus temukan stadium dini karena obatnya masih kemoterapi sederhana,” tuturnya.

Oleh karenanya, dia menyerahkan masyarakat untuk lebih sadar dan aktif mengencarkan deteksi dini kanker. Sebab, pengobatannya masih sederhana dan kemungkinan untuk sembuh pun jauh lebih besar. Sehingga para pasiennya tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar karena masih bisa ditanggung BPJS Kesehatan
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Kanker Usus Besar Mulai...
Kanker Usus Besar Mulai Serang Kalangan Anak Muda, Jangan Sepelekan Gejala Ini
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Rekomendasi
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
Berita Terkini
Davina Karamoy Beberkan...
Davina Karamoy Beberkan Alasan Menangis Saat Pertama Kali Membaca Skenario Film Terbarunya
Giorgio Antonio Geram...
Giorgio Antonio Geram Kerap Diterpa Isu Miring dengan Sarwendah, Siap Lapor Polisi?
Penuh Misteri dan Aksi,...
Penuh Misteri dan Aksi, The Thief Lover di V+Short Bikin Ketagihan Nonton
Seluruh Member NCT 127...
Seluruh Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment, Fans Lega
Trailer Perumahan Laddaland...
Trailer Perumahan Laddaland Dirilis, Horor Paling Sedih Awi Suryadi
Tak Cuma Bikin Bugar,...
Tak Cuma Bikin Bugar, Olahraga Bisa Cegah Alzheimer dan Demensia
Infografis
Penyakit yang Bikin...
Penyakit yang Bikin Heboh Masyarakat Indonesia Sepanjang 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved