Studi: Infeksi Covid-19 Terlama Berlangsung 613 Hari, Menimbulkan Lebih dari 50 Mutasi

Kamis, 25 April 2024 - 10:35 WIB
loading...
Studi: Infeksi Covid-19...
Peneliti Belanda melaporkan kasus infeksi SARS-CoV-2 paling lama berlangsung selama 613 hari. Foto/ additycentral
A A A
JAKARTA - Peneliti Belanda melaporkan kasus infeksi SARS-CoV-2 paling lama berlangsung selama 613 hari. Ini terjadi pada seorang pria dengan sistem kekebalan tubuh lemah yang akhirnya meninggal karena penyakit penyerta.

Pria berusia 72 tahun yang tidak disebutkan namanya itu mengalami kekurangan kekebalan yang parah ketika terinfeksi virus corona varian Omicron pada 2022, setelah menerima beberapa suntikan Covid.

Baca Juga: Mengenal Batu Ginjal, Penyakit yang Diidap Parto Patrio hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Sejak itu, ia terus positif mengidap virus corona selama 613 hari hingga kematiannya pada Oktober tahun lalu.

Dikutip odditycentral, meski kasus Covid-19 yang sangat panjang pernah terjadi di masa lalu, ini adalah kasus terpanjang yang pernah ada.

Selama 20 bulan masa infeksi, dokter mencoba segala cara untuk membantu pria lanjut usia tersebut, namun tidak ada yang berhasil. Tubuhnya tidak dapat memberikan respons kekebalan yang cukup kuat untuk melawan virus, bahkan dengan bantuan obat antibodi, dan dia meninggal tahun lalu karena kambuhnya kondisi medis yang mendasarinya.

Pasien yang terinfeksi SARS-CoV-2 biasanya sembuh dari virus dalam beberapa hari atau minggu, namun dalam kasus ekstrem ini, infeksinya bertahan selama hampir dua tahun. Laporan peneliti Center for Experimental and Molecular Medicine (CEMM) di Amsterdam University Medical Center (Amsterdam UMC) di Belanda, juga menyebutkan bahwa virus tersebut mengembangkan resistensi terhadap sotrovimab, pengobatan antibodi Covid-19, hanya dalam 21 hari setelah pasien mulai menerimanya.

Baca Juga: Orang Tua Diminta Waspada Anak Nge-Vape, Chandrika Chika Pakai Pods Berisi Liquid Mengandung Ganja

Selama masa infeksi, dokter berulang kali mengambil sampel dari pria tersebut untuk menganalisis materi genetik virus corona dan mereka menemukan bahwa varian asli Omicron BA1 telah mengalami lebih dari 50 mutasi, termasuk beberapa yang memungkinkannya menghindari sistem kekebalan manusia. Untungnya, “tidak ada penularan yang terdokumentasi” ke anggota masyarakat lainnya, namun kasus ini menekankan risiko infeksi SARS-CoV-2 yang berkepanjangan.

“Kasus ini menggarisbawahi risiko infeksi SARS-CoV-2 yang persisten pada individu dengan sistem imun yang lemah karena varian virus SARS-CoV-2 yang unik mungkin muncul karena evolusi intra-host yang ekstensif,” tulis para peneliti.

Infeksi SARS-CoV-2 yang paling lama juga menggarisbawahi pentingnya pemantauan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan mengalami infeksi yang terus-menerus mengingat potensi ancaman kesehatan masyarakat karena kemungkinan masuknya varian virus yang lolos ke masyarakat.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Lingkungan Terbuka Lebih Aman dari Penularan Hantavirus
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Hantavirus Mengancam,...
Hantavirus Mengancam, Ini 5 Cara Efektif Menjaga Imunitas Tubuh
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Rekomendasi
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved