Sejarah Tanjidor, Musik Khas Betawi yang Menghibur di Halal Bihalal IKA UII
Minggu, 28 April 2024 - 22:05 WIB
loading...
Tanjidor mewarnai halal bihalal dan pagelaran seni 57th IKA UII di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta. Foto/ mpi
A
A
A
JAKARTA - Tanjidor yang menjadi khas Betawi mewarnai acara halal bihalal dan pagelaran seni 57th IKA UII bertajuk “Guyub Bersama Alumni UII" di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan pada Minggu (28/4/2024).
Ya, Tanjidor lekat dengan budaya khas Betawi, di mana tarian ini memadukan dengan alat musik khas Betawi yang dimainkan secara berkelompok dengan cara ditiup.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut World Water Forum 2024 Majukan Pariwisata Indonesia
Tanjidor berasal dari kata tanji dan dor. Tanji berarti menabuh sedangkan dor adalah bunyi dor, dor, dor. Dua kata itu digabungkan menjadi tanjidor.
Alat musik ini kerap digunakan dalam acara pernikahan, khitanan dan pawai. Berikut adalah sejarah dan instrumen musik tanjidor yang dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan:
Ya, Tanjidor lekat dengan budaya khas Betawi, di mana tarian ini memadukan dengan alat musik khas Betawi yang dimainkan secara berkelompok dengan cara ditiup.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut World Water Forum 2024 Majukan Pariwisata Indonesia
Tanjidor berasal dari kata tanji dan dor. Tanji berarti menabuh sedangkan dor adalah bunyi dor, dor, dor. Dua kata itu digabungkan menjadi tanjidor.
Alat musik ini kerap digunakan dalam acara pernikahan, khitanan dan pawai. Berikut adalah sejarah dan instrumen musik tanjidor yang dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan:
Lihat Juga :