Penjelasan Ending Film Challengers menurut Pemain, Penulis, dan Sutradara
Rabu, 01 Mei 2024 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Josh, ketiganya berusaha untuk mendapatkan kebahagiaan seperti masa remaja dulu, tapi mereka melakukannya dengan cara yang berbeda-beda. Pada akhir film, di lapangan tenis itulah akhirnya mereka menemukan kembali hal tersebut.
"Bagi Art, mungkin pensiun dari tenis dan membangun hubungan yang lebih baik lagi dengan istrinya. Bagi Tashi, menemukan kembali kepuasan dalam tenis setelah cedera. Bagi Patrick menemukan kembali kesenangan bermain tenis bersama Art seperti masa muda dulu," imbuh Josh.
Sutradara Luca Guadagnino pun mengamini bahwa ending film Challengersseperti kembali ke masascene saat ketiganya berada di kamar hotel kala remaja dulu.
"Selama 13 tahun mereka berharap bisa kembali ke kamar hotel dan menemukan kembali momen indah dari hasrat dan kepolosan yang berkembang," kata Luca Guadagnino.
"Jadi sepanjang alur cerita, itulah yang mereka coba lakukan. Pada akhirnya, dengan persaingan yang semakin tinggi, hubungan segitiga tersebut akhirnya berada pada kondisi yang sama seperti dulu, tapi kali ini tempatnya di lapangan tenis," imbuh Luca.
"Saya ingin penonton mengerti bahwa ini bukan tentang siapa yang menang atas siapa, tapi tentang mereka yang kembali bersama, bertiga kembali," tutupnya.
Itulah penjelasan ending film Challengers. Semoga kamu tidak penasaran lagi, ya!
"Bagi Art, mungkin pensiun dari tenis dan membangun hubungan yang lebih baik lagi dengan istrinya. Bagi Tashi, menemukan kembali kepuasan dalam tenis setelah cedera. Bagi Patrick menemukan kembali kesenangan bermain tenis bersama Art seperti masa muda dulu," imbuh Josh.
Sutradara Luca Guadagnino pun mengamini bahwa ending film Challengersseperti kembali ke masascene saat ketiganya berada di kamar hotel kala remaja dulu.
"Selama 13 tahun mereka berharap bisa kembali ke kamar hotel dan menemukan kembali momen indah dari hasrat dan kepolosan yang berkembang," kata Luca Guadagnino.
"Jadi sepanjang alur cerita, itulah yang mereka coba lakukan. Pada akhirnya, dengan persaingan yang semakin tinggi, hubungan segitiga tersebut akhirnya berada pada kondisi yang sama seperti dulu, tapi kali ini tempatnya di lapangan tenis," imbuh Luca.
"Saya ingin penonton mengerti bahwa ini bukan tentang siapa yang menang atas siapa, tapi tentang mereka yang kembali bersama, bertiga kembali," tutupnya.
Itulah penjelasan ending film Challengers. Semoga kamu tidak penasaran lagi, ya!
(ita)
Lihat Juga :