Angela Tanoesoedibjo Hadiri UN Tourism, Bahas Pemberdayaan Perempuan di Asia Pasifik
Jum'at, 03 Mei 2024 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, konferensi menekankan peran perempuan pada sektor pariwisata dengan menghadirkan sejumlah tokoh penting perempuan sebagai pembicara.
The 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment in Tourism in Asia and The Pacific yang berlangsung di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (2/5/2024), diselenggarakan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam industri pariwisata. Event ini juga sejalan dengan tujuan yang lebih luas dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan merupakan implementasi salah satu komponen dari sustainable development goals, yakni kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Artis K-Pop dan Produser Drakor Dideportasi saat Syuting di Bali, Begini Penjelasan Kemenparekraf
Angela merasa senang bisa menjadi salah satu pembicara pada konferensi tersebut karena membahas peran integral perempuan dalam industri pariwisata dan mendorong kurva yang berkelanjutan serta inklusif. Yang terpenting juga, ujar dia, ada dialog untuk menjadi tindakan nyata dan menciptakan kemajuan di sektor pariwisata hingga pemberdayaan perempuan.
Konferensi ini juga diharapkan menjadi katalisator perubahan dan pemberdayaan yang berarti bagi perempuan di sektor pariwisata.
The 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment in Tourism in Asia and The Pacific yang berlangsung di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (2/5/2024), diselenggarakan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam industri pariwisata. Event ini juga sejalan dengan tujuan yang lebih luas dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan merupakan implementasi salah satu komponen dari sustainable development goals, yakni kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Artis K-Pop dan Produser Drakor Dideportasi saat Syuting di Bali, Begini Penjelasan Kemenparekraf
Angela merasa senang bisa menjadi salah satu pembicara pada konferensi tersebut karena membahas peran integral perempuan dalam industri pariwisata dan mendorong kurva yang berkelanjutan serta inklusif. Yang terpenting juga, ujar dia, ada dialog untuk menjadi tindakan nyata dan menciptakan kemajuan di sektor pariwisata hingga pemberdayaan perempuan.
Konferensi ini juga diharapkan menjadi katalisator perubahan dan pemberdayaan yang berarti bagi perempuan di sektor pariwisata.
(tdy)
Lihat Juga :