Hadiri UN Tourism, Angela Tanoesoedibjo Ungkap Peluang Besar Perempuan di Sektor Pariwisata
Jum'at, 03 Mei 2024 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Konferensi ini dihadiri ratusan peserta yang berasal dari UN Tourism Officials, para menteri pariwisata perempuan, tokoh-tokoh perempuan industri pariwisata, akademisi hingga pemangku kepentingan di wilayah Asia Pasifik.
Diketahui, The 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment in Tourism in Asia and The Pacific yang dihadiri tokoh penting perempuan sebagai pembicara ini diselenggarakan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam industri pariwisata.
Event ini juga sejalan dengan tujuan yang lebih luas dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan merupakan implementasi salah satu komponen dari sustainable development goals, yakni kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi.
Angela merasa senang bisa menjadi salah satu pembicara pada konferensi tersebut karena membahas peran integral perempuan dalam industri pariwisata dan mendorong kurva yang berkelanjutan serta inklusif. Yang terpenting juga, ujar dia, ada dialog untuk menjadi tindakan nyata dan menciptakan kemajuan di sektor pariwisata hingga pemberdayaan perempuan.
Konferensi ini juga diharapkan menjadi katalisator perubahan dan pemberdayaan yang berarti bagi perempuan di sektor pariwisata.
Diketahui, The 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment in Tourism in Asia and The Pacific yang dihadiri tokoh penting perempuan sebagai pembicara ini diselenggarakan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam industri pariwisata.
Event ini juga sejalan dengan tujuan yang lebih luas dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan merupakan implementasi salah satu komponen dari sustainable development goals, yakni kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi.
Angela merasa senang bisa menjadi salah satu pembicara pada konferensi tersebut karena membahas peran integral perempuan dalam industri pariwisata dan mendorong kurva yang berkelanjutan serta inklusif. Yang terpenting juga, ujar dia, ada dialog untuk menjadi tindakan nyata dan menciptakan kemajuan di sektor pariwisata hingga pemberdayaan perempuan.
Konferensi ini juga diharapkan menjadi katalisator perubahan dan pemberdayaan yang berarti bagi perempuan di sektor pariwisata.
(tdy)
Lihat Juga :