Waspada Gejala Ini usai Divaksin AstraZeneca, Ahli Sarankan Segera ke Dokter
Senin, 06 Mei 2024 - 13:33 WIB
loading...
Waspadai nyeri kepala menetap hingga pembekakan di kaki usai vaksin AstraZeneca. Foto/ thenewsminute
A
A
A
JAKARTA – Vaksin AstraZeneca membuat masyarakat cemas. Utamanya mereka yang sudah divaksin. Pasalnya, bisa menyebabkan trombosis with thrombocytopenia syndrome (TTS) atau pembekuan darah.
Dokter sekaligus Epidemiologi dan Peneliti asal Univeritas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman, M.Sc. PH mengatakan, bagi mereka yang sudah divaksin dan mengalami meriang setelah dua minggu pertama, maka hal itu tidak perlu dikhawatirkan.
Baca Juga: AstraZeneca Timbulkan Pembekuan Darah, Bagaimana yang Sudah Telanjur Divaksin?
Namun, jika gejalanya sudah lebih kompleks, seperti muncul nyeri kepala menetap, nyeri perut, ada pembekakan di kaki, napas pendek, sesak, adanya kelainan kulit seperti lebam di area suntikan, maka dr Dicky menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.
“Faktor risiko lainnya masih diteliti, artinya orang yang sudah terlanjur divaksin efeknya meriang. Kalau misalnya itu terjadi di dua minggu pertama, gak usah dikhawatirkan. Apalagi, kalau setahun atau dua tahun, sudah hilang, gak ada risikonya,” tutur dia kepada MNC Portal, Senin (6/5/2024).
Dokter sekaligus Epidemiologi dan Peneliti asal Univeritas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman, M.Sc. PH mengatakan, bagi mereka yang sudah divaksin dan mengalami meriang setelah dua minggu pertama, maka hal itu tidak perlu dikhawatirkan.
Baca Juga: AstraZeneca Timbulkan Pembekuan Darah, Bagaimana yang Sudah Telanjur Divaksin?
Namun, jika gejalanya sudah lebih kompleks, seperti muncul nyeri kepala menetap, nyeri perut, ada pembekakan di kaki, napas pendek, sesak, adanya kelainan kulit seperti lebam di area suntikan, maka dr Dicky menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.
“Faktor risiko lainnya masih diteliti, artinya orang yang sudah terlanjur divaksin efeknya meriang. Kalau misalnya itu terjadi di dua minggu pertama, gak usah dikhawatirkan. Apalagi, kalau setahun atau dua tahun, sudah hilang, gak ada risikonya,” tutur dia kepada MNC Portal, Senin (6/5/2024).
Lihat Juga :