Kisah Inara Bocah 2 Tahun yang Mengidap Penyakit Langka, Sempat Dinyatakan Meninggal selama 48 Menit
Kamis, 09 Mei 2024 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Ibunda Inara, Lina mengungkap bahwa putrinya sempat dinyatakan meninggal dunia selama 48 menit. Namun, mukjizat terjadi dan Inara mampu bangkit kembali.
“Anak saya sempat dinyatakan meninggal selama 48 menit setelah operasi namun Qodarullah Anak saya kuat dan bangkit lagi” kata Lina.
Karena biaya pengobatan yang mahal, kedua orangtua Inara kerap kali harus menunda pengobatannya. Mereka sudah menjual semua aset berharga hanya untuk pengobatan anaknya.
Bahkan ayah Inara, Heru harus menjual motor yang setiap hari digunakan untuk mencari nafkah sebagai ojek online. Alhasil Heru menggunakan motor adiknya yang sama–sama menjadi ojek online untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari.
“Habisnya kami bingung. Bapaknya Inara itu ojol, pendapatan tiap harinya aja cuman cukup makan sehari-hari bahkan rumah kita ngontrak 350/bulan. Ongkos untuk tebus obat yang gak dicover BPJS,” ujar Lina.
Uang tersebut sangat dibutuhkan untuk biaya pengobatan Inara sekaligus konsumsi susu khusus yang telah disarankan oleh dokter. Maka mau tidak mau, kedua Orangtua Inara harus menjual berbagai alat elektronik yang ia miliki hingga menghutang.
“Anak saya sempat dinyatakan meninggal selama 48 menit setelah operasi namun Qodarullah Anak saya kuat dan bangkit lagi” kata Lina.
Karena biaya pengobatan yang mahal, kedua orangtua Inara kerap kali harus menunda pengobatannya. Mereka sudah menjual semua aset berharga hanya untuk pengobatan anaknya.
Bahkan ayah Inara, Heru harus menjual motor yang setiap hari digunakan untuk mencari nafkah sebagai ojek online. Alhasil Heru menggunakan motor adiknya yang sama–sama menjadi ojek online untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari.
“Habisnya kami bingung. Bapaknya Inara itu ojol, pendapatan tiap harinya aja cuman cukup makan sehari-hari bahkan rumah kita ngontrak 350/bulan. Ongkos untuk tebus obat yang gak dicover BPJS,” ujar Lina.
Uang tersebut sangat dibutuhkan untuk biaya pengobatan Inara sekaligus konsumsi susu khusus yang telah disarankan oleh dokter. Maka mau tidak mau, kedua Orangtua Inara harus menjual berbagai alat elektronik yang ia miliki hingga menghutang.
Lihat Juga :