Atasi Problem Obesitas dengan Operasi Bariatrik, Jadikan Hidup Berkualitas
Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:13 WIB
loading...
RS EMC Alam Sutera Tangerang menyediakan layanan medis bagi penderita obesitas dengan metode pengurangan berat badan melalui operasi bariatrik. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Obesitas merupakan penyakit kronik dan progresif yang dapat mempengaruhi organ tubuh serta menjadi problem yang sulit diatasi. Banyak pasien obesitas telah mencoba berbagai cara seperti diet, obat, dan olahraga yang hasilnya tidak permanen.
Penyakit terbanyak akibat obesitas adalah diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.
Hal itu diungkapkan dr. Handywing Spesialis Bedah - Subspesialis Bedah Digestif RS EMC Alam Sutera dalam gathering bersama puluhan pasien bariatrik belum lama ini.
“Bedah bariatrik menjadi salah satu opsi bagi pasien obesitas yang memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) atau 45 kg di atas berat badan ideal pria atau kelebihan 36 kg di atas berat badan ideal wanita,” ujarnya.
Ada dua jenis bedah bariatrik, di antaranya umum dilakukan di Indonesia, yakni sleeve gastrectomy dan gastric bypass.
Bedah bariatrik merupakan tindakan operasi yang sangat efektif, tetapi tidak menutup kemungkinan risiko adanya efek samping, seperti pasien dapat mengalami kekurangan zat gizi dan vitamin.
Pasien pascaoperasi bariatrik harus konsisten dan perubahan gaya hidup menjadi kunci sukses.
Penyakit terbanyak akibat obesitas adalah diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.
Hal itu diungkapkan dr. Handywing Spesialis Bedah - Subspesialis Bedah Digestif RS EMC Alam Sutera dalam gathering bersama puluhan pasien bariatrik belum lama ini.
“Bedah bariatrik menjadi salah satu opsi bagi pasien obesitas yang memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) atau 45 kg di atas berat badan ideal pria atau kelebihan 36 kg di atas berat badan ideal wanita,” ujarnya.
Ada dua jenis bedah bariatrik, di antaranya umum dilakukan di Indonesia, yakni sleeve gastrectomy dan gastric bypass.
Bedah bariatrik merupakan tindakan operasi yang sangat efektif, tetapi tidak menutup kemungkinan risiko adanya efek samping, seperti pasien dapat mengalami kekurangan zat gizi dan vitamin.
Pasien pascaoperasi bariatrik harus konsisten dan perubahan gaya hidup menjadi kunci sukses.
Lihat Juga :