Viral! Wisatawan Digetok Tarif Rp400 Ribu Naik Ojek di Gunung Bromo
Senin, 27 Mei 2024 - 21:15 WIB
loading...
Wisatawan mengaku dipalak tarif Rp400 ribu di Gunung Bromo. Foto/ ist
A
A
A
PASURUAN - Wisatawan di Gunung Bromo dikenaik tarif tak wajar saat ojek motor. Wisatawan itu mengaku ditarik biaya Rp400 ribu dari bawah ke atas di kawasan Wisata Gunung Bromo.
Awalnya, dalam video yang viral, terekam kesepakatan wisatawan dan penyedia jasa ojek itu di angka Rp100 ribu, yakni dari Penanjakan ke kawasan padang pasir di Gunung Bromo. Artinya satu kali keberangkatan dihargai Rp50 ribu, tapi ternyata yang terjadi mereka kenai tarif Rp400 ribu per orang.
Baca Juga: 8 Glamping Terbaik di Indonesia yang Wajib Dicoba, Pemandian Air Panas di Ciwidey Bikin Betah
"Naik ojek ke sini jangan sampai ketipu ya gaes, soalnya tadi mintanya cepek (50.000) perjanjian cepek, mintanya 400, sama Pak Pur. Teki namanya Pak Pur, ojek bromo awalnya satu orang gocap (100.000) naik turun, sekarang ditembak 400," ucap wisatawan yang ada di video itu.
Sekertaris Paguyuban Jeep Bromo Wahyu Prasetyo menyayangkan oknum tukang ojek yang menarik biaya di atas kewajaran. Hal itu membuat citra kawasan Gunung Bromo terganggu.
"Memang saya kira itu suatu hal yang menurut saya sangat keliru dan mengganggu sekali," ucap Wahyu Prasetyo, dikonfirmasi Sindonews, Senin (27/5/2024).
Bagi Wahyu, peristiwa tarif ojek yang di luar kewajaran itu sebenarnya sudah menjadi penyakit yang muncul sejak lama. Makanya ia sendiri mengingatkan agar menggunakan jasa pelaku wisata resmi di kawasan Gunung Bromo, demi menghindari tarif yang dianggap tak sesuai.
Awalnya, dalam video yang viral, terekam kesepakatan wisatawan dan penyedia jasa ojek itu di angka Rp100 ribu, yakni dari Penanjakan ke kawasan padang pasir di Gunung Bromo. Artinya satu kali keberangkatan dihargai Rp50 ribu, tapi ternyata yang terjadi mereka kenai tarif Rp400 ribu per orang.
Baca Juga: 8 Glamping Terbaik di Indonesia yang Wajib Dicoba, Pemandian Air Panas di Ciwidey Bikin Betah
"Naik ojek ke sini jangan sampai ketipu ya gaes, soalnya tadi mintanya cepek (50.000) perjanjian cepek, mintanya 400, sama Pak Pur. Teki namanya Pak Pur, ojek bromo awalnya satu orang gocap (100.000) naik turun, sekarang ditembak 400," ucap wisatawan yang ada di video itu.
Sekertaris Paguyuban Jeep Bromo Wahyu Prasetyo menyayangkan oknum tukang ojek yang menarik biaya di atas kewajaran. Hal itu membuat citra kawasan Gunung Bromo terganggu.
"Memang saya kira itu suatu hal yang menurut saya sangat keliru dan mengganggu sekali," ucap Wahyu Prasetyo, dikonfirmasi Sindonews, Senin (27/5/2024).
Bagi Wahyu, peristiwa tarif ojek yang di luar kewajaran itu sebenarnya sudah menjadi penyakit yang muncul sejak lama. Makanya ia sendiri mengingatkan agar menggunakan jasa pelaku wisata resmi di kawasan Gunung Bromo, demi menghindari tarif yang dianggap tak sesuai.
Lihat Juga :