Dua Lipa Ajak Dunia Gemakan All Eyes On Rafah: Tolong Tunjukkan Solidaritas Anda
Kamis, 30 Mei 2024 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Hilangnya banyak nyawa bersamaan dengan serangan terhadap kamp pengungsi Rafah telah menyebabkan seruan massal untuk menghentikan serangan terhadap rakyat Palestina.
Ungkapan “Semua Mata Tertuju Rafah” mendapatkan momentum, terutama di media sosial, dan menyerukan masyarakat untuk tidak berpaling, menuntut gencatan senjata, dan mendukung mereka yang terpaksa tinggal di kamp pengungsi tanpa bantuan kemanusiaan.
Gambar di bawah ini telah digunakan di media sosial oleh jutaan pengguna, dan badan amal serta organisasi lain juga mengadopsi frasa tersebut.
Kelompok-kelompok seperti Save The Children, Oxfam, American For Justice In Palestine Action, Jewish Voice For Peace dan Palestine Solidarity Campaign telah membuat gambar-gambar tersebut menjadi viral di media sosial, dibagikan lebih dari 29 juta kali di Instagram dalam waktu kurang dari satu hari.
Dua Lipa adalah salah satu dari banyak nama terkenal yang menunjukkan dukungan mereka kepada rakyat Palestina secara online di tengah kekerasan yang terjadi.
“Membakar anak hidup-hidup tidak bisa dibenarkan,” tulis Dua Lipa di Instagram Stories dikutip pada Kamis (30/5/2024).
Ungkapan “Semua Mata Tertuju Rafah” mendapatkan momentum, terutama di media sosial, dan menyerukan masyarakat untuk tidak berpaling, menuntut gencatan senjata, dan mendukung mereka yang terpaksa tinggal di kamp pengungsi tanpa bantuan kemanusiaan.
Gambar di bawah ini telah digunakan di media sosial oleh jutaan pengguna, dan badan amal serta organisasi lain juga mengadopsi frasa tersebut.
Kelompok-kelompok seperti Save The Children, Oxfam, American For Justice In Palestine Action, Jewish Voice For Peace dan Palestine Solidarity Campaign telah membuat gambar-gambar tersebut menjadi viral di media sosial, dibagikan lebih dari 29 juta kali di Instagram dalam waktu kurang dari satu hari.
Dua Lipa adalah salah satu dari banyak nama terkenal yang menunjukkan dukungan mereka kepada rakyat Palestina secara online di tengah kekerasan yang terjadi.
“Membakar anak hidup-hidup tidak bisa dibenarkan,” tulis Dua Lipa di Instagram Stories dikutip pada Kamis (30/5/2024).
Lihat Juga :