Dua Lipa Ajak Dunia Gemakan All Eyes On Rafah: Tolong Tunjukkan Solidaritas Anda
Kamis, 30 Mei 2024 - 09:51 WIB
loading...
Dua Lipa mengajak masyarakat mendukung rakyat Palestina lewat gerakan All Eyes On Rafah. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Dua Lipa mengajak masyarakat di dunia untuk mengakhiri genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina. Salah satunya dengan dukung gerakan All Eyes On Rafah .
Bintang pop ternama yang baru merilis album Racal Optimism ini menyatakan dukungannya terhadap Palestina dalam update terbaru di Instagram, mengacu pada gambar viral yang dipelopori oleh para aktivis dan kelompok kemanusiaan.
Baca Juga: Dua Lipa Konser di Jakarta November 2024, Catat Tanggal dan Lokasinya
Gambar yang dihasilkan AI menunjukkan tenda-tenda di sebuah kamp yang diatur dengan tulisan All Eyes On Rafah (Semua Mata Tertuju Rafah).
Rafah adalah sebuah kota di Gaza selatan dan merupakan tempat warga Palestina mengungsi setelah serangan Israel yang terus berlanjut, setelah Rafah sebelumnya diberi label sebagai 'zona aman'.
Laporan The Associated Press menyoroti bahwa serangan penembakan dan serangan udara Israel baru-baru ini menewaskan 45 orang, termasuk anak-anak, antara Senin hingga Selasa (27-28 Mei). Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lebih dari 36.000 warga Palestina telah terbunuh sejak Oktober.
Bintang pop ternama yang baru merilis album Racal Optimism ini menyatakan dukungannya terhadap Palestina dalam update terbaru di Instagram, mengacu pada gambar viral yang dipelopori oleh para aktivis dan kelompok kemanusiaan.
Baca Juga: Dua Lipa Konser di Jakarta November 2024, Catat Tanggal dan Lokasinya
Gambar yang dihasilkan AI menunjukkan tenda-tenda di sebuah kamp yang diatur dengan tulisan All Eyes On Rafah (Semua Mata Tertuju Rafah).
Rafah adalah sebuah kota di Gaza selatan dan merupakan tempat warga Palestina mengungsi setelah serangan Israel yang terus berlanjut, setelah Rafah sebelumnya diberi label sebagai 'zona aman'.
Laporan The Associated Press menyoroti bahwa serangan penembakan dan serangan udara Israel baru-baru ini menewaskan 45 orang, termasuk anak-anak, antara Senin hingga Selasa (27-28 Mei). Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lebih dari 36.000 warga Palestina telah terbunuh sejak Oktober.
Lihat Juga :