Jelang Idul Adha, Infeksi Flu Burung dari Sapi ke Manusia Terdeteksi di AS

Sabtu, 01 Juni 2024 - 17:37 WIB
loading...
Jelang Idul Adha, Infeksi...
Amerika Serikat dihebohkan kasus flu burung. Kaum muslimin di dunia yang akan menjalani Idul Adha pun harus waspada. Foto/ shutterstock
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat dihebohkan dengan kasus flu burung yang menular dari sapi ke manusia. Bahkan, hingga saat ini telah bertambah menjadi tiga kasus. Kaum muslimin di dunia yang akan menjalani Idul Adha, termasuk Indonesia pun harus waspada.

Menurut otoritas kesehatan negara bagian setempat, kasus ketiga flu burung H5 yang menular dari sapi ke manusia ini kembali terdeteksi pada seorang pekerja peternakan di Michigan.

Baca Juga: 6 Obat Jerawat di Apotek Paling Ampuh dan Cara Menggunakannya

Departemen kesehatan negara bagian dalam menyatakan, orang yang tidak disebutkan namanya itu bekerja di peternakan sapi perah dan melakukan kontak dekat dengan sapi yang terinfeksi.

Lokasi peternakan tersebut berbeda dengan peternakan yang sebelumnya juga ditemukan kasus serupa. Namun, dalam kasus ini, pekerja peternakan yang terinfeksi mengalami sejumlah gejala pernapasan. Ia juga dipastikan memang tidak menggunakan alat pelindung diri selama bekerja.

“Dalam kasus ini, gejala pernafasan terjadi setelah kontak langsung dengan sapi yang terinfeksi. Orang tersebut tidak memakai alat pelindung diri,” kata kata Kepala eksekutif medis di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan, Natasha Bagdasarian, melansir dari laman Statnews, Sabtu, (1/6/2024).

Dalam pernyataan terpisah, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan, orang yang terinfeksi tersebut mengalami gejala batuk tanpa demam dan ketidaknyamanan pada mata yang disebabkan keluarnya cairan encer.

Sampai saat ini, dipastikan belum ada penularan virus flu burung H5 antara manusia ke manusia. Pejabat federal mengatakan risiko jenis flu burung satu ini terhadap masyarakat masih cukup rendah.

Pekerja itu kini telah diberi obat antivirus flu dan sedang dalam masa pemulihan. Meski begitu, ia tidak dirawat di rumah sakit karena infeksinya masih tergolong ringan.

“Orang tersebut tidak dirawat di rumah sakit. Kami menggolongkannya sebagai penyakit ringan,” kata Bagdasarian dalam wawancara dengan STAT.

Dia mengatakan, pekerja peternakan tersebut awalnya sedang merawat sapi yang sakit dan sering terpapar dengan hewan tersebut.

Demikian pula dengan kasus Michigan sebelumnya, di mana ia terkena percikan susu dari sapi yang terinfeksi ke matanya.

“Ini bukan berarti berjalan melewati hewan yang terinfeksi. Ini bukan paparan yang bersifat sementara atau terbatas,” kata Bagdasarian.

CDC mengatakan individu tersebut diinstruksikan untuk mengisolasi diri, dan kontak serumah juga ditawari obat antivirus.

Sebagai informasi, kasus flu burung H5N1 menula pertama kali terjadi di AS terjadi pada bulan April 2022 dan melibatkan seorang pria di Colorado yang terlibat dalam pemusnahan ayam di peternakan unggas tempat virus tersebut menyebar. Meskipun dinyatakan positif mengidap virus tersebut, ia melaporkan hanya merasa kelelahan.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Dapat Memperpendek Umur, Hindari Mulai Sekarang

Namun, dalam kasus flu burung menular dari sapi ke manusia yang ditemukan belakangan ini, virus tersebut dideteksi sebagai virus H5. CDC, yang melakukan tes konfirmasi untuk kasus-kasus H5N1, mengatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk menghasilkan rangkaian genetik lengkap dari virus tersebut.

Jika upaya tersebut berhasil, mereka akan merilis informasi lebih lanjut dalam satu atau dua hari ke depan.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesona Ayu Ting Ting...
Pesona Ayu Ting Ting saat Salat Iduladha Bareng Bilqis, Seperti Kakak-Beradik
Fuji Beli Sapi Kurban...
Fuji Beli Sapi Kurban Raksasa 700 Kg, Diberi Nama Gomoh
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Lingkungan Terbuka Lebih Aman dari Penularan Hantavirus
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Menebar Kebaikan di...
Menebar Kebaikan di Hari Raya, Program TJSL InJourney Airports Sentuh Berbagai Wilayah Indonesia
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Infografis
Memilih Sapi yang Bagus...
Memilih Sapi yang Bagus untuk Kurban di Hari Raya Idul Adha
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved