Gaya Hidup Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak

Sabtu, 23 Maret 2019 - 00:30 WIB
Gaya Hidup Bisa Bikin...
Gaya Hidup Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak
A A A
JAKARTA - Saat tidur, terkadang suara sekecil apapun dapat membangunkan Anda dari tidur dan sebaliknya, suara paling keras pun tampaknya tidak mengganggu waktu tidur. Mengapa hal ini terjadi?
Para peneliti mengklaim bahwa gaya hidup, gen dan gangguan tidur dapat memainkan peran kunci dalam menentukan orang tidur nyenyak, dan yang lain tidur ringan. (Baca juga: 6 Makanan yang Bisa Meningkatkan Kepuasan Bercinta! ).
Tahukah Anda saat Anda tidur, tubuh berganti-ganti antara dua siklus tidur - REM (gerakan mata cepat) dan NREM (gerakan mata tidak cepat). Siklus ini terjadi setiap 90 menit. Tidur NREM adalah tahap relaksasi yang terdiri dari 75 persen dari waktu tidur malam Anda.

Tahap pertama tidur, seperti dilansir Times Of India, yaitu antara bangun dan tidur adalah fase tidur ringan. Tahap selanjutnya adalah tidur nyenyak ketika pernapasan dan detak jantung Anda teratur dan suhu tubuh turun. Tahap selanjutnya adalah bagian yang paling memulihkan dari tidur, ketika otot Anda rileks, pernapasan melambat dan jaringan tubuh memperbaiki dan tumbuh.

REM merupakan fase tidur ketika mata bergerak cepat. Pada fase ini, Anda bermimpi dan aktivitas otak meningkat seiring dengan detak jantung dan tekanan darah. Ini cukup dekat dengan keadaan ketika Anda bangun. (Baca juga: 8 Posisi Tidur Ini Bisa Mencerminkan Kepribadian Anda ).

Tidur yang berkualitas adalah penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan, namun tidur yang terganggu sangat lazim di masyarakat. Sementara, tidur yang retak ini bervariasi dari orang ke orang. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam NCBI, perbedaan orang menanggapi kebisingan dalam tidur mereka, entah bagaimana terkait dengan tingkat aktivitas otak, disebut spindle tidur.

Otak orang yang menghasilkan gelendong tidur frekuensi tinggi mampu tidur melalui suara keras. Namun, perlu ada lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi hasilnya.

Jika Anda pikir Anda adalah melakukan tidur ringan dan jarang merasa beristirahat setelah tidur malam, Anda harus melihat faktor-faktor lain yang mungkin membuat Anda tidak mampu untuk tidur nyenyak. Mulailah dengan menyelesaikan kebiasaan gaya hidup yang buruk dan jika Anda masih tidak melihat perubahan, lakukan tes apnea tidur atau gangguan lainnya pada diri Anda. Selamat tidur!
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
2 jam yang lalu
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
3 jam yang lalu
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
4 jam yang lalu
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
5 jam yang lalu
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
5 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved