Pekerja Musik Terdampak Pandemi, IPAMI Berusaha Bersatu
Kamis, 20 Agustus 2020 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Munas pertama IPAMI ini bertujuan menetapkan ADART yang menjadi landasan operasional para pengusaha musik di Indonesia dan menetapkan rekomendasi strategis tentang program kerja. “Termasuk membahas isu-isu lokal, nasional dan internasional kepada dan pemerintahan terkait,” ujar Deo.
Ketua Steering Committee, Malik Atmadja dari Malik Entertaiment mengatakan pihaknya berharap ada perubahan bagi para seniman musik, terutama yang tergabung dalam IPAMI. “Kita berusaha menyadarkan pemerintah bahwa anggota kita sangat banyak memasrahkan rezekinya dibidang ini. Nah, bagaimana caranya kita bisa melakukan perputaran roda ekonomi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” bebernya.
Malik mencontohkan harus menerapkan protap kesehatan. Contohnya, melarang menerima tamu menyumbang lagu dalam pesta pernikahan. “Mikerophone yang kita pakai juga tak bole ada pergantian tangan, artinya masing-masing punya mikerophone supaya tidak ada perpindahan,” jelas dia. (Baca juga: Unggah Foto Bareng, Ahmad Dhani-Rhoma Irama Siapkan Kolaborasi untuk HUT RCTI ).
Ketua Umum HASTANA Indonesia Gandi Priapratama berharap IPAMI menjadi organisasi yang berbeda. Bukan hanya sekedar paguyuban, tapi selayaknya organisasi yang memiliki visi misi yang jelas dan berguna bagi anggotanya.
Sementara, dalam Munas, tampak hadir Budi Prayitno (Ketum HIPAPI), Tomy Yoewono (perwakilan GP3I), Fitri (perwakilan APPGINDO), Dani Des Iskandar (perwakilan ASPEDI), Toto Suprafto (Ketum HIPDI), Iden Gobel (Ketum PPJI), Erik (Krtum SPMI) dan Mulkan (Ketua IVENDO).
Ketua Steering Committee, Malik Atmadja dari Malik Entertaiment mengatakan pihaknya berharap ada perubahan bagi para seniman musik, terutama yang tergabung dalam IPAMI. “Kita berusaha menyadarkan pemerintah bahwa anggota kita sangat banyak memasrahkan rezekinya dibidang ini. Nah, bagaimana caranya kita bisa melakukan perputaran roda ekonomi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” bebernya.
Malik mencontohkan harus menerapkan protap kesehatan. Contohnya, melarang menerima tamu menyumbang lagu dalam pesta pernikahan. “Mikerophone yang kita pakai juga tak bole ada pergantian tangan, artinya masing-masing punya mikerophone supaya tidak ada perpindahan,” jelas dia. (Baca juga: Unggah Foto Bareng, Ahmad Dhani-Rhoma Irama Siapkan Kolaborasi untuk HUT RCTI ).
Ketua Umum HASTANA Indonesia Gandi Priapratama berharap IPAMI menjadi organisasi yang berbeda. Bukan hanya sekedar paguyuban, tapi selayaknya organisasi yang memiliki visi misi yang jelas dan berguna bagi anggotanya.
Sementara, dalam Munas, tampak hadir Budi Prayitno (Ketum HIPAPI), Tomy Yoewono (perwakilan GP3I), Fitri (perwakilan APPGINDO), Dani Des Iskandar (perwakilan ASPEDI), Toto Suprafto (Ketum HIPDI), Iden Gobel (Ketum PPJI), Erik (Krtum SPMI) dan Mulkan (Ketua IVENDO).
(tdy)
Lihat Juga :