Mantan Istri Tak Minta Tiko Suami BCL Ganti Rugi Dugaan Penggelapan Dana Rp6,9 Miliar
Rabu, 05 Juni 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, Leo menjelaskan jika kasus ini bukan termasuk pidana umum. Sehingga, butuh proses audit dari pihak kepolisian untuk mengetahui aliran dana yang diduga digelapkan Tiko. Hal ini menjadi alasan Arina tidak muncul ke publik meski kasus dugaan penggelapan dana ini sudah berjalan selama dua tahun terakhir.
"Perkara ini tentang perseroan. Kasus perseroan bukan seperti kasus pidana umum yang gampang menemukan tindak pidananya, butuh yang namanya audit, investigasi," jelasnya.
"Jadi AW (Arina Winarto) sibuk dengan hal itu. Apalagi setelah TA (Tiko Aryawardhana) menyebut bisnis tutup, mau tidak mau, buku yang 2016-2019, AW harus mempelajari itu. Dari mana untung ruginya, dari mana permasalahannya. Makanya AW sangat lama menyampaikan masalah ini ke teman-teman," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penggelapan ini terjadi selama periode 2015 hingga 2021. Saat itu Tiko dan Arina mendirikan perusahaan bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak di bidang makanan dan minuman pada 2015.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penggelapan Uang Tiko Aryawardhana Suami BCL Sudah Naik Penyidikan
"Awalnya, klien kami dan Tiko memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Pada saat itu klien kami menjadi komisaris, sementara Tiko menjadi direktur. Tapi untuk modal perusahaan, semuanya dari klien kami," ungkapnya.
"Perkara ini tentang perseroan. Kasus perseroan bukan seperti kasus pidana umum yang gampang menemukan tindak pidananya, butuh yang namanya audit, investigasi," jelasnya.
"Jadi AW (Arina Winarto) sibuk dengan hal itu. Apalagi setelah TA (Tiko Aryawardhana) menyebut bisnis tutup, mau tidak mau, buku yang 2016-2019, AW harus mempelajari itu. Dari mana untung ruginya, dari mana permasalahannya. Makanya AW sangat lama menyampaikan masalah ini ke teman-teman," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penggelapan ini terjadi selama periode 2015 hingga 2021. Saat itu Tiko dan Arina mendirikan perusahaan bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak di bidang makanan dan minuman pada 2015.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penggelapan Uang Tiko Aryawardhana Suami BCL Sudah Naik Penyidikan
"Awalnya, klien kami dan Tiko memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Pada saat itu klien kami menjadi komisaris, sementara Tiko menjadi direktur. Tapi untuk modal perusahaan, semuanya dari klien kami," ungkapnya.
Lihat Juga :