Kemenparekraf Dorong Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo lewat Komodo Travel Mart

Jum'at, 07 Juni 2024 - 21:52 WIB
loading...
Kemenparekraf Dorong...
Kemenparekraf Angela Tanoesoedibjo menghadiri hari kedua penyelenggaraan Komodo Travel Mart edisi V di Golo Mori Cenvention Center (GMCC), Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (7/6/2024). Foto/Istimewa
A A A
LABUAN BAJO - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Angela Tanoesoedibjo menghadiri hari kedua penyelenggaraan Komodo Travel Mart (KTM) edisi V di Golo Mori Cenvention Center (GMCC), Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (7/6/2024).

Forum yang mempromosikan pariwisata se-Nusa Tenggara Timur ini mempertemukan 121 buyers dan 62 sellers industri pariwisata yang menargetkan potensial transaksi sebesar Rp30 miliar dan menarik minat investasi ke Labuan Bajo dan NTT.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Labuan Bajo sangat layak dikunjungi dan menjadi top of mind dari kegiatan MICE di Indonesia maupun secara global.

Baca Juga: 5 Pulau Cantik di Kepulauan Riau, Surganya Pantai Indonesia yang Diapit Malaysia dan Singapura

Dalam kesempatan tersebut, Angela Tanoesoedibjo menyampaikan bahwa Kemenparekraf dan Pemerintah Daerah akan selalu mendukung penuh pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, Flores, dan NTT.

Hal ini terbukti dari berbagai program peningkatan SDM, pembangunan dan penataan infrastruktur pariwisata, serta event yang diarahkan untuk diselenggarakan di Labuan Bajo, Flores, seperti ASEAN Summit yang juga secara tidak langsung menjadi ajang promosi Labuan Bajo di mata dunia.

“Berbagai upaya kita lakukan untuk mendorong kualitas SDM pariwisata, begitu pun investasi yang terus didorong ke Labuan Bajo dan sekitarnya guna memperkuat ekosistem pariwisata di Labuan Bajo Flores,” ujar Angela.

“Tahun ini kita harus sepakat untuk meningkatkan lebih dari 500 ribu kunjungan dibanding tahun lalu, dan tahun ini kunjungan diharapkan dapat naik lebih dari 60%,” lanjutnya.

Angela juga menegaskan, penyelenggaraan travel mart seperti gelaran Komodo Travel Mart V sangat potensial guna mendukung visi Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas dan gerbang menuju destinasi lain di NTT. Forum-forum serupa hadir sebagai event strategis untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan mendorong meningkatnya investasi pariwisata di Nusa Tenggara Timur.

“Komodo Travel Mart tahun ini mempertemukan 121 buyers baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti dari Jerman dan Malaysia yang kemudian dipertemukan dengan 62 sellers dari NTT yang merupakan pelaku parekraf di NTT,” tutur Angela.

Baca Juga: 10 Quote Drakor Paling Romantis tentang Besarnya Cinta, Bikin Baper

“Forum hari ini manargetkan transaksi mencapai Rp30 miliar yang semoga dapat menjadi peluang bagi kita semua dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan bisnis pariwisata di Labuan Bajo. Semoga apa yang kita dapatkan hari ini bisa kita aplikasikan untuk kemajuan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo dan negara kita,” sambungnya.

Sementara, Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Fransiskus Xaverius Teguh mengatakan, kegiatan ini merupakan gagasan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo dan NTT secara keseluruhan.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk membangun reputasi di Labuan Bajo Flores sebagai destinasi super prioritas. Harapannya dengan potensi yang dimiliki seperti budaya, wild life, taman nasional, dan berbagai destinasi lainnya, dapat mendorong pergerakan wisatawan di Labuan Bajo Flores menjadi lebih luas dan tersebar ke seluruh daratan NTT,” tutur Frans.

Frans berharap, penyelenggaraan Komodo Travel Mart V tahun ini dapat meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan ekonomi berkelanjutan, serta dapat mendorong wisatawan untuk mengunjungi daerah-daerah lain di Flores dan wilayah NTT pada umumnya.

Sebagai penutup, Ketua Panitia Komodo Travel Mart V Oyan Kristian menjelaskan, KTM merupakan salah satu kegiatan promosi para pelaku pariwisata Nusa Tenggara Timur dan semua pelaku usaha termasuk jasa, akomodasi, hotel atau resort, para travel agent (tour operator), penjual souvenir, serta pengelola destinasi wisata.

“Event ini kami selenggarakan untuk memperkenalkan destinasi wisata dan menjual produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif guna meningkatkan pengembangan bisnis pariwisata di Labuan Bajo Flores dan Nusa Tenggara Timur secara umum,” tutup Oyan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Meruorah Jadi Gerbang...
Meruorah Jadi Gerbang Menjelajahi Pesona Komodo dan Flores
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved